Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
NOA Bersier tiba bersama beberapa temannya di Le Constellation tak lama setelah tengah malam pada Kamis (1/1). Ia mendapati bar itu ramai, meskipun tidak penuh sesak. Banyak anak muda yang merayakan tahun baru di sana.
Di ruang bawah tanah, orang-orang menari mengikuti musik pop. Koordinator pemasaran untuk tim hoki Swiss itu bermain biliar dengan teman-temannya.
Para pelayan bergegas ke sana kemari. Beberapa membawa botol sampanye yang dihiasi lilin berkilauan.
Kemudian perayaan berubah menjadi bencana. Bersier, 20, menyadari langit-langit terbakar.
Ia tidak melihat penyebabnya, katanya, tetapi dalam beberapa menit api telah menyebar ke seluruh ruangan.
Ia meraih jaketnya dan bergegas menuju satu-satunya jalan keluar yang ia ketahui yaitu tangga menuju lantai dasar.
Begitu pula banyak orang lain. Ini menyebabkan kerumunan orang di tangga. Semua terjebak di bawah tanah.
Tiba-tiba ia merasakan gelombang panas menerpa tubuhnya, meskipun ia tidak melihat api di dekatnya.
"Saya melihat tangan saya membusuk," katanya kepada Wall Street Journal, Jumat (2/1). "Saya merasa seperti terbakar. Namun, tidak ada api di sekitar saya."
Sesampainya di beranda di puncak tangga, Bersier mendapati dirinya berada di tengah kerumunan orang yang panik dan meronta-ronta.
"Anda melihat kepanikan di mata semua orang. Ada jeritan. Kami terbakar. Kami melihat kulit kami membusuk," katanya.
Akhirnya ia berhasil keluar. "Saat itulah saya melihat tangan saya. Kulitnya terkelupas di semua sisi," katanya.
"Wajah saya setengah terbakar. Saya bisa tahu rambut saya terbakar. Saya berbau luka bakar."
Teman-temannya mengantarnya ke rumah sakit besar terdekat, setengah jam perjalanan di kota Sion. Dokter kemudian mengatakan kepadanya bahwa ia menderita luka bakar di kepala, tangan, punggung bawah, dan kaki, meskipun mereka tidak mengungkapkan tingkat keparahan luka bakarnya, katanya.
Bersier berbicara melalui telepon dari dalam rumah sakit, tempat para petugas melarang wartawan masuk, dan tempat ia masih menerima perawatan.
Ia kurang beruntung berada di bar tersebut sejak awal. Ia memiliki tiket untuk klub lain di dekatnya, tetapi pergi karena klub tersebut belum penuh.
Seiring dengan semakin jelasnya skala bencana, kata Bersier, ia merasa beruntung telah selamat.
"Saya sangat bersyukur masih berada di sini hari ini," katanya, "Dibandingkan dengan orang lain yang tidak dapat bertahan hidup." (I-2)
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved