Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Israel Bangun 19 Permukiman Baru di Tepi Barat, Palestina Meradang

Dhika Kusuma Winata
24/12/2025 16:34
Israel Bangun 19 Permukiman Baru di Tepi Barat, Palestina Meradang
Pembangunan Permukiman Baru di Tepi Barat, Palestina Meradang.(Anadolu Agency)

Otoritas Palestina meradang lantaran Israel kian memperketat kendali atas Tepi Barat. Pasalnya, Israel kini menyetujui pembangunan 19 permukiman baru di wilayah pendudukan tersebut. Kebijakan itu dinilai sebagai langkah sistematis untuk menghalangi berdirinya negara Palestina.

Persetujuan permukiman diumumkan oleh Menteri Keuangan Israel yang berhaluan kanan jauh, Bezalel Smotrich, beberapa waktu lalu. Ia secara terbuka menyatakan bahwa keputusan tersebut bertujuan mencegah terbentuknya negara Palestina di masa depan.

Kementerian Luar Negeri Palestina yang berbasis di Ramallah mengecam keras langkah Israel tersebut. Dalam pernyataan resminya, kementerian menyebut kebijakan itu sebagai langkah berbahaya yang memperdalam praktik kolonialisme di wilayah Palestina.

“Persetujuan ini merupakan langkah berbahaya yang bertujuan memperketat kontrol kolonial atas seluruh tanah Palestina,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Palestina. 

Palestina menilai keputusan itu sebagai kelanjutan dari kebijakan apartheid, permukiman, dan aneksasi yang merusak hak-hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina.

Menurut otoritas Palestina, keputusan Israel juga memberi legitimasi politik untuk mempercepat perampasan tanah warga Palestina.

“Keputusan ini memberikan perlindungan politik untuk mempercepat penjarahan tanah Palestina, perluasan infrastruktur permukiman, serta dibarengi meningkatnya teror pemukim terhadap rakyat kami dan harta benda mereka,” lanjut pernyataan Kemlu Palestina.

Dengan persetujuan terbaru itu, total permukiman yang disetujui Israel dalam tiga tahun terakhir telah mencapai 69 lokasi. Dari 19 permukiman baru, sebagian berada di kawasan yang sangat strategis.
Dua di antaranya, Ganim dan Kadim di wilayah utara Tepi Barat, akan dibangun kembali setelah dibongkar sekitar dua dekade lalu.

Sementara itu, lima permukiman lainnya sebenarnya sudah ada namun baru kali ini memperoleh status hukum resmi berdasarkan hukum Israel.

Di luar Yerusalem Timur, lebih dari 500.000 warga Israel saat ini tinggal di Tepi Barat bersama sekitar tiga juta warga Palestina. 

Keputusan Israel muncul hanya beberapa hari setelah PBB melaporkan ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat mencapai tingkat tertinggi setidaknya sejak 2017. (AFP/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik