Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengonfirmasi telah mengunggah kembali sebuah foto yang menampilkan Presiden Donald Trump ke dalam database daring "Perpustakaan Epstein". Sebelumnya, foto tersebut sempat menghilang dari situs resmi, hanya sehari setelah ribuan dokumen terkait mendiang predator seksual Jeffrey Epstein dirilis ke publik.
Gambar yang menjadi sorotan tersebut memperlihatkan isi laci meja yang berisi beberapa lembar foto. Salah satu foto di dalamnya menampilkan sosok Donald Trump bersama rekan Epstein, Ghislaine Maxwell, serta beberapa orang lainnya. Hingga saat ini, Trump tidak pernah dituduh melakukan kesalahan atau didakwa dengan kejahatan apa pun terkait kasus Epstein.
Dalam pernyataan resmi melalui media sosial X pada hari Minggu, Departemen Kehakiman menjelaskan penghapusan sementara tersebut dilakukan untuk memastikan privasi korban tetap terlindungi.
"Distrik Selatan New York menandai gambar Presiden Trump untuk kemungkinan tindakan lebih lanjut guna melindungi korban. Atas dasar kehati-hatian, Departemen Kehakiman menghapus gambar tersebut sementara waktu untuk peninjauan lebih lanjut," tulis pernyataan tersebut.
Setelah dilakukan peninjauan mendalam, pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban Epstein yang teridentifikasi dalam foto tersebut. "Ditentukan bahwa tidak ada bukti adanya korban Epstein yang digambarkan dalam foto itu, dan foto tersebut telah diunggah kembali tanpa perubahan atau penyuntingan apa pun," lanjut pernyataan DOJ.
Meski foto Trump telah dipulihkan, setidaknya 16 file lain yang dirilis pada Jumat malam dilaporkan masih hilang dari situs web hingga Minggu pagi. File-file yang dihapus tersebut mayoritas berisi konten sensitif, termasuk karya seni eksplisit secara seksual di ruangan yang berisi meja pijat, serta foto-foto slot surat dan catatan berisi nama serta nomor apartemen.
DOJ mengakui bahwa volume informasi yang sangat besar memungkinkan adanya informasi pribadi non-publik atau konten sensitif yang tidak sengaja terunggah. Wakil Jaksa Agung, Todd Blanche, menegaskan bahwa proses penyuntingan ulang (redaksi) ini murni dilakukan demi perlindungan hukum.
"Kami sedang menjalani proses yang sangat metodis dengan melibatkan ratusan pengacara yang meninjau setiap dokumen. Kami memastikan nama-nama korban dan informasi apa pun dari korban terlindungi dan disunting, yang mana memang merupakan harapan dari UU Transparansi File Epstein," ujar Blanche dalam program Meet the Press di NBC.
Pihak berwenang menyatakan akan terus meninjau dan menyunting materi tambahan sesuai dengan hukum yang berlaku seiring masuknya informasi baru, guna menyeimbangkan transparansi publik dengan hak privasi para korban. (CNN/Z-2)
Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengonfirmasi surat yang mengatasnamakan Jeffrey Epstein untuk Larry Nassar adalah palsu.
Dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein mengungkap komunikasi antara Ghislaine Maxwell dan sosok berinisial "A" yang diduga Andrew Mountbatten-Windsor.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) merilis dokumen baru yang menunjukkan riwayat penerbangan Donald Trump di pesawat pribadi Jeffrey Epstein antara tahun 1993-1996.
Sebuah video palsu berdurasi 12 detik yang mengeklaim sebagai rekaman sel Jeffrey Epstein sebelum tewas muncul di situs pemerintah.
Dokumen baru mengungkap cara Ghislaine Maxwell menggunakan peran "kakak perempuan yang keren" untuk menormalisasi pelecehan seksual Jeffrey Epstein terhadap remaja.
Departemen Kehakiman AS melayangkan somasi kepada pejabat Minnesota atas tuduhan menghalangi petugas imigrasi. Ketegangan dipicu penembakan demonstran oleh agen ICE.
Departemen Kehakiman AS mengeluarkan opini hukum rahasia yang menyatakan Presiden Donald Trump memiliki wewenang penuh dalam penangkapan Presiden Venezuela.
Investigasi penembakan perempuan oleh petugas ICE di Minneapolis terhambat minimnya kamera tubuh. Akankah ada keadilan di tengah kebijakan imigrasi Trump yang keras?
Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengonfirmasi surat yang mengatasnamakan Jeffrey Epstein untuk Larry Nassar adalah palsu.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) merilis dokumen baru yang menunjukkan riwayat penerbangan Donald Trump di pesawat pribadi Jeffrey Epstein antara tahun 1993-1996.
Sebuah video palsu berdurasi 12 detik yang mengeklaim sebagai rekaman sel Jeffrey Epstein sebelum tewas muncul di situs pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved