Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA mengeklaim telah melumpuhkan sebagian besar kekuatan tempur Ukraina sepanjang 2024. Di sisi lain, Ukraina melaporkan keberhasilan taktis di garis depan.
Menteri Pertahanan Rusia, Andrey Belousov, dalam rapat kementerian yang dihadiri Presiden Vladimir Putin, Rabu (17/12), mengeklaim bahwa kemampuan tempur Ukraina telah merosot hingga sepertiga dibandingkan tahun lalu. Belousov menyebut Ukraina kehilangan hampir 500.000 personel sepanjang tahun ini saja.
Menurutnya, skala kerugian yang masif ini membuat Kiev kehilangan kemampuan untuk mengisi kembali satuan tempurnya, meskipun telah menerapkan mobilisasi paksa terhadap warga sipil.
"Ukraina telah kehilangan lebih dari 103.000 unit senjata dan peralatan militer tahun ini, termasuk sekitar 5.500 peralatan manufaktur Barat," ujar Belousov. Angka ini hampir dua kali lipat dari total kerugian yang tercatat pada tahun sebelumnya.
Klaim Rusia tersebut menyoroti tantangan domestik yang dihadapi Kiev. Sejak menurunkan usia wajib militer dari 27 ke 25 tahun, Ukraina menghadapi hambatan besar dalam perekrutan.
Berbagai laporan menunjukkan adanya resistensi dari warga sipil terhadap proses mobilisasi yang dinilai semakin agresif. Sejumlah komandan garis depan Ukraina pun mengakui bahwa kekurangan personel menjadi salah satu faktor utama yang memfasilitasi gerak maju pasukan Rusia di beberapa titik.
Sementara di sisi lain, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, Jenderal Oleksandr Syrskyi, menyatakan bahwa pasukannya berhasil merebut kembali kendali atas wilayah seluas 16 kilometer persegi di bagian utara Pokrovsk.
Keberhasilan ini dianggap krusial mengingat Pokrovsk merupakan pusat logistik strategis yang menjadi target utama serangan Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Keberhasilan taktis ini menunjukkan bahwa meskipun di bawah tekanan hebat, Ukraina masih memiliki kapasitas untuk melakukan serangan balik yang efektif.
Di tengah klaim data dari kedua pihak sulit diverifikasi secara independent, situasi di Pokrovsk dan krisis personel di Kiev menunjukkan bahwa perang telah memasuki fase yang sangat menentukan bagi keberlangsungan kedaulatan Ukraina maupun ambisi teritorial Rusia. (Russia Today/ The Kyiv Independent/B-3)
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Kota pelabuhan Odesa kembali membara akibat serangan drone semalam. Satu orang dilaporkan tewas di tengah upaya negosiasi damai yang masih buntu.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25% terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.
Tindakan Martinelli lalu memancing ketegangan dari pemain Liverpool lainnya, yang kemudian dilanjutkan dengan adu mulut dan dorong-dorongan dari pemain kedua tim.
Sementara satu kematian sudah dikonfirmasi. Dia mengidentifikasi korban tersebut sebagai seorang wanita berusia 22 tahun.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan SDA Venezuela adalah hak mutlak rakyatnya dan memperingatkan bahaya preseden buruk intervensi asing.
Miller mempertanyakan legitimasi kontrol Denmark atas Greenland dan menolak untuk mengesampingkan kemungkinan tindakan militer untuk menganeksasi pulau tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved