Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Malaysia Incar 300 Investor lewat Stabilitas Ekonomi dan Pajak Rendah

 Gana Buana
25/11/2025 19:16
Malaysia Incar 300 Investor lewat Stabilitas Ekonomi dan Pajak Rendah
Stabilitas ekonomi Malaysia jadi daya tarik investor asing.(AFP)

 

MALAYSIA menargetkan kedatangan lebih dari 300 investor asal Indonesia dalam waktu dekat. Hal ini dipicu seiring meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap investasi properti dan bisnis di negara tersebut.

Chief Operating Officer (COO) Armani Group Pn. Maria Wan Malek menyampaikan bahwa pihaknya melihat lonjakan signifikan dalam jumlah permintaan dari calon investor Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.

“Belakangan ini, kami menerima banyak pertanyaan dari Indonesia. Hal ini karena Malaysia menawarkan pajak rendah, pertumbuhan PDB yang stabil, serta harga properti yang termasuk paling terjangkau di kawasan Asia Tenggara,” ujar Maria dilasir dari Antara, Selasa (25/11)

Ia menegaskan bahwa kombinasi faktor ekonomi tersebut menjadi daya tarik utama bagi investor asing, khususnya dari Indonesia yang memiliki kedekatan geografis dan budaya dengan Malaysia.

Senada dengan itu, William Lau Wee Liang menambahkan bahwa stabilitas ekonomi Malaysia menjadi alasan kuat mengapa peluang investasi di negara tersebut semakin diminati.

“Perekonomian kami sangat stabil, dengan pajak yang rendah dan harga properti yang terjangkau. Seperti yang selalu kami katakan, Indonesia dan Malaysia ibarat adik-beradik; dekat dalam budaya, bahasa, dan hubungan yang hangat. Karena itu, kami tentu tidak ingin saudara-saudari kami dari negara tetangga melewatkan peluang luar biasa ini untuk berinvestasi dan memiliki properti bernilai di Malaysia,” paparnya.

Menurut William, upaya Malaysia menarik investor Indonesia ini sejalan dengan strategi pemerintah dan pelaku industri properti untuk memperkuat arus investasi asing langsung (FDI) dan mengoptimalkan pertumbuhan sektor real estate yang terus menunjukkan performa positif.

Salah satu pembangunan yang ditawarkan kepada investor Indonesia yakni, Armani Hallson KLCC di Jalan Ampang, Kuala Lumpur, itu dibangun di atas lahan seluas 1,05 hektar dan terdiri dari tiga tower dengan total 2.215 unit apartemen. 

Delapan tipe unit ditawarkan dengan harga mulai dari RM 1 juta atau sekitar Rp 4 miliar. Pengembang menyebut proyek ini memiliki sertifikat hak milik yang dapat diwariskan tanpa pajak waris.

Sistem pembayaran yang ditawarkan mencakup uang muka rendah dan skema cicilan langsung ke developer.

“Pembangunan ini punya lokasi yang salah satu daya tarik utama. Armani Hallson disebut berada sekitar 300 meter dari KLCC dan menyediakan 40 fasilitas yang tersebar di seluruh tower,” tandas dia.

Charlie Lim dari World Property Insight, menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini semakin banyak orang Indonesia yang memiliki investasi properti di Malaysia. Ia optimis dalam beberapa tahun ke depan akan semakin banyak investor Indonesia yang membeli properti di Malaysia. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik