Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAYSIA menargetkan kedatangan lebih dari 300 investor asal Indonesia dalam waktu dekat. Hal ini dipicu seiring meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap investasi properti dan bisnis di negara tersebut.
Chief Operating Officer (COO) Armani Group Pn. Maria Wan Malek menyampaikan bahwa pihaknya melihat lonjakan signifikan dalam jumlah permintaan dari calon investor Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.
“Belakangan ini, kami menerima banyak pertanyaan dari Indonesia. Hal ini karena Malaysia menawarkan pajak rendah, pertumbuhan PDB yang stabil, serta harga properti yang termasuk paling terjangkau di kawasan Asia Tenggara,” ujar Maria dilasir dari Antara, Selasa (25/11)
Ia menegaskan bahwa kombinasi faktor ekonomi tersebut menjadi daya tarik utama bagi investor asing, khususnya dari Indonesia yang memiliki kedekatan geografis dan budaya dengan Malaysia.
Senada dengan itu, William Lau Wee Liang menambahkan bahwa stabilitas ekonomi Malaysia menjadi alasan kuat mengapa peluang investasi di negara tersebut semakin diminati.
“Perekonomian kami sangat stabil, dengan pajak yang rendah dan harga properti yang terjangkau. Seperti yang selalu kami katakan, Indonesia dan Malaysia ibarat adik-beradik; dekat dalam budaya, bahasa, dan hubungan yang hangat. Karena itu, kami tentu tidak ingin saudara-saudari kami dari negara tetangga melewatkan peluang luar biasa ini untuk berinvestasi dan memiliki properti bernilai di Malaysia,” paparnya.
Menurut William, upaya Malaysia menarik investor Indonesia ini sejalan dengan strategi pemerintah dan pelaku industri properti untuk memperkuat arus investasi asing langsung (FDI) dan mengoptimalkan pertumbuhan sektor real estate yang terus menunjukkan performa positif.
Salah satu pembangunan yang ditawarkan kepada investor Indonesia yakni, Armani Hallson KLCC di Jalan Ampang, Kuala Lumpur, itu dibangun di atas lahan seluas 1,05 hektar dan terdiri dari tiga tower dengan total 2.215 unit apartemen.
Delapan tipe unit ditawarkan dengan harga mulai dari RM 1 juta atau sekitar Rp 4 miliar. Pengembang menyebut proyek ini memiliki sertifikat hak milik yang dapat diwariskan tanpa pajak waris.
Sistem pembayaran yang ditawarkan mencakup uang muka rendah dan skema cicilan langsung ke developer.
“Pembangunan ini punya lokasi yang salah satu daya tarik utama. Armani Hallson disebut berada sekitar 300 meter dari KLCC dan menyediakan 40 fasilitas yang tersebar di seluruh tower,” tandas dia.
Charlie Lim dari World Property Insight, menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini semakin banyak orang Indonesia yang memiliki investasi properti di Malaysia. Ia optimis dalam beberapa tahun ke depan akan semakin banyak investor Indonesia yang membeli properti di Malaysia. (Ant/Z-10)
Temukan panduan lengkap mengenai rumah, mulai dari fungsi, tren desain terkini, hingga tips cerdas membeli hunian impian bagi keluarga Anda di sini.
GORO, perusahaan investasi properti fraksional berbasis teknologi, resmi meninggalkan Ruang Uji Coba Inovasi Keuangan (Sandbox) OJK.
Mau mulai investasi propert? Sapatkan solusi KPR BRI bunga bersaing dan promo eksklusif di BRI Consumer Expo 2025 Jakarta, 29–31 Agustus, Jakarta International Convention Center (JICC) Hall A.
Sumba, dengan alam yang masih alami dan budaya yang kuat, menjadi lokasi pertama yang mewujudkan visi jangka panjang Arya Properties.
Sinar Mas Land meluncurkan tampilan baru website resmi www.sinarmasland.com dengan desain yang lebih segar, responsif, dan berfokus pada kemudahan pengguna dalam mencari properti.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Keterlibatan investor asing turut dipertimbangkan seiring keterbatasan teknologi nasional dan masih berlangsungnya penyusunan regulasi karbon biru di Indonesia.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menerima sejumlah investor institusional dan pelaku industri keuangan di Jakarta, Selasa (3/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved