Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA salah satu dari dua bayi perempuan yang meninggal setelah diduga digigit tikus di ruang ICU Rumah Sakit MY (MYH), fasilitas kesehatan milik pemerintah di India, menuding pihak rumah sakit telah lalai dan menyesatkan mereka mengenai penyebab kematian.
Sajid Khan, seorang petani dari Distrik Dewas, mengatakan pihak administrasi MYH tidak pernah memberi tahu bahwa putrinya mengalami gigitan tikus, bahkan setelah sang bayi meninggal pada Rabu (10/9).
Menurut pejabat setempat, dua bayi perempuan yang memiliki kelainan bawaan berat diduga digigit tikus di ICU anak MYH pada malam 31 Agustus hingga 1 September 2025.
Luka tersebut kemudian disebut sebagai penyebab kematian keduanya. Namun pihak rumah sakit tetap mempertahankan bahwa para bayi meninggal akibat kondisi bawaan yang parah.
Khan mendatangi kantor Pengadilan Distrik Indore bersama anggota organisasi masyarakat Jai Adivasi Yuva Shakti (JAYS) untuk menyampaikan keluhan resmi.
"Ketika jenazahnya diserahkan kepada kami, pihak administrasi MYH memberi tahu kami bahwa ia meninggal karena infeksi darah. Kami tidak diberi tahu saat itu bahwa ia digigit tikus di ICU. Kami menolak otopsi dan mengambil jenazahnya," katanya dikutip dari NDTV, Rabu (19/11).
Dia mengatakan bahwa luka gigitan baru terlihat saat kain kafan dan perban dibuka sebelum pemakaman.
"Luka-luka akibat gigitan tikus terlihat di jari-jari dan telapak tangannya," sebut Khan.
Menurutnya, kondisi sang istri memburuk setelah mengetahui fakta tersebut.
"Istri saya masih syok mengetahui bagaimana putri kami digigit tikus di ICU MYH dan mengapa dia tidak bisa dirawat di rumah sakit lain?" tambahnya.
Ia meminta pemerintah menjatuhkan tindakan tegas terhadap pejabat MYH agar kasus serupa tidak terulang.
Hakim Distrik Indore, Shivam Verma, menyatakan pemerintah negara bagian telah mulai menyalurkan kompensasi kepada keluarga dari Distrik Dewas.
Ia menegaskan bahwa pemerintah bersikap sensitif terhadap tragedi ini dan akan mengambil tindakan setelah menerima laporan investigasi tingkat negara bagian.
Presiden JAYS, Lokesh Mujalda, dalam pertemuan dengan pejabat administrasi, kembali menuntut pemberhentian sementara sejumlah pejabat senior, termasuk pengawas MYH, serta meminta kasus tersebut diproses sebagai dugaan pembunuhan tidak disengaja. (NDTV/Z-1)
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Seiring meningkatnya misi komersial ke luar angkasa, para ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan reproduksi yang terabaikan. Apakah manusia siap bereproduksi di orbit?
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Membedong kaki dengan tujuan meluruskan struktur tulang tidak memiliki dasar medis.
Pemilihan alas kaki seharusnya mengutamakan kenyamanan anak di atas fungsi korektif yang belum tentu diperlukan.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Sejak 2000, kata Irwan, Sido Muncul mulai melakukan uji toksisitas dan uji khasiat.
Tikus adalah hewan pengerat yang dapat membawa berbagai penyakit berbahaya bagi keluarga. Selain risiko Demam Gigitan Tikus (Rat Bite Fever), tikus juga dapat menyebarkan Leptospirosis.
Waspadai penyakit berbahaya dari tikus, mulai dari leptospirosis hingga RBF. Kenali penularan, gejala, dan langkah pertolongan pertama setelah gigitan tikus
Satelit riset biologi Rusia, Bion-M No. 2, kembali ke Bumi setelah 30 hari di orbit dengan membawa 75 tikus, 1.500 lalat, mikroorganisme, hingga bibit tanaman.
Kelelawar merupakan reservoir berbagai virus berbahaya seperti nipah dan hendra. Sementara tikus, dengan kemampuan reproduksi tinggi, membawa lebih dari 80 jenis patogen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved