Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyerukan dunia untuk “mengalahkan penyangkalan iklim” dan memerangi berita palsu dalam pembukaan Konferensi Iklim PBB (COP30) yang digelar di Belém, Brasil, Senin (10/11).
Dalam pidato pembukaannya, Lula menegaskan “COP30 akan menjadi COP kebenaran” di tengah maraknya “berita palsu, penyimpangan fakta, dan penolakan terhadap bukti ilmiah.”
Tanpa menyebut nama secara langsung, Lula tampak menyinggung Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menyebut perubahan iklim sebagai “tipuan besar”.
“Mereka mengendalikan algoritme, menabur kebencian, dan menyebarkan ketakutan,” kata Lula. “Kini saatnya kita memberikan kekalahan baru bagi para penyangkal.”
Konferensi yang berlangsung selama dua pekan itu diadakan di kota Belém, di tepi hutan hujan Amazon. Ribuan delegasi dari berbagai negara hadir di lokasi yang sebelumnya merupakan kompleks bandara, sementara sebagian peserta menginap di kapal pesiar dan kontainer yang disulap menjadi penginapan.
Upacara pembukaan menampilkan tarian dan lagu penyambutan dari kelompok adat Guajajara dalam balutan pakaian tradisional.
Pertemuan tahun ini digelar di tengah tensi politik global, terutama dengan absennya pejabat senior dari Amerika Serikat. Sejak Trump menjabat kembali pada Januari, pemerintahannya telah membatalkan pendanaan lebih dari US$13 miliar untuk energi terbarukan dan memperluas eksplorasi minyak serta gas. Kebijakan ini dinilai bertentangan dengan komitmen global untuk mengurangi emisi karbon.
Kepala Iklim PBB, Simon Stiell, dalam pidato pembukaannya menyampaikan optimisme atas kemajuan dalam pengurangan emisi selama satu dekade terakhir. Namun ia juga menegur keras perpecahan antarnegara.
“Tidak satu pun dari Anda yang mampu terus berselisih, sementara bencana iklim merenggut belasan persen dari PDB negara Anda,” ujarnya.
Brasil berupaya memanfaatkan kepemimpinan tuan rumah COP30 untuk mendorong komitmen pada pendanaan negara berkembang dan perlindungan alam. Salah satu fokus utama Lula adalah peluncuran dana Tropical Forest Forever Facility (TFFF) senilai US$125 miliar untuk melindungi hutan tropis di seluruh dunia.
Namun, upaya penggalangan dana tersebut berjalan lambat. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer membatalkan kontribusi publik menjelang acara, meski utusan iklim Inggris Rachel Kyte kemudian menyebut inisiatif itu “ide brilian” dan menyatakan Inggris akan berinvestasi di masa mendatang.
Usai perdebatan panjang, para delegasi akhirnya menyepakati agenda pembahasan COP30, termasuk mempertahankan target membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C di atas level praindustri. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebelumnya memperingatkan kegagalan mencapai target tersebut akan menjadi “kegagalan moral dan kelalaian mematikan.” (BBC/Z-2)
Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro sukses jalani operasi hernia saat menjalani vonis 27 tahun penjara. Ia resmi tunjuk putranya sebagai penerus politik.
Presiden Brasil Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump sepakat meningkatkan kerja sama dalam perang melawan kejahatan terorganisir.
Presiden Donald Trump mengatakan ia telah melakukan pembicaraan telepon “sangat baik” dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, membahas perdagangan dan sanksi.
Mahkamah Agung Brasil memerintahkan mantan presiden Jair Bolsonaro menjalani hukuman 27 tahun atas dakwaan merencanakan kudeta usai kalah pemilu 2022.
Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengaku mencoba merusak gelang pemantau karena “paranoia akibat obat”, sehari setelah status tahanan rumahnya dicabut.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
PERWAKILAN Perempuan Nelayan Sumatra Utara, Jumiati, mengungkapkan perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi. Itu berdampak pada banyaknya nelayan di kampungnya kesulitan melaut.
Studi terbaru mengungkap tanaman tropis mengalami pergeseran waktu berbunga hingga 80 hari. Fenomena ini mengancam rantai makanan dan kelangsungan hidup hewan.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Peneliti menemukan pola kadar garam (salinitas) di Pasifik Barat saat musim semi dapat memperkuat intensitas El Niño hingga 20%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved