Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyerukan dunia untuk “mengalahkan penyangkalan iklim” dan memerangi berita palsu dalam pembukaan Konferensi Iklim PBB (COP30) yang digelar di Belém, Brasil, Senin (10/11).
Dalam pidato pembukaannya, Lula menegaskan “COP30 akan menjadi COP kebenaran” di tengah maraknya “berita palsu, penyimpangan fakta, dan penolakan terhadap bukti ilmiah.”
Tanpa menyebut nama secara langsung, Lula tampak menyinggung Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menyebut perubahan iklim sebagai “tipuan besar”.
“Mereka mengendalikan algoritme, menabur kebencian, dan menyebarkan ketakutan,” kata Lula. “Kini saatnya kita memberikan kekalahan baru bagi para penyangkal.”
Konferensi yang berlangsung selama dua pekan itu diadakan di kota Belém, di tepi hutan hujan Amazon. Ribuan delegasi dari berbagai negara hadir di lokasi yang sebelumnya merupakan kompleks bandara, sementara sebagian peserta menginap di kapal pesiar dan kontainer yang disulap menjadi penginapan.
Upacara pembukaan menampilkan tarian dan lagu penyambutan dari kelompok adat Guajajara dalam balutan pakaian tradisional.
Pertemuan tahun ini digelar di tengah tensi politik global, terutama dengan absennya pejabat senior dari Amerika Serikat. Sejak Trump menjabat kembali pada Januari, pemerintahannya telah membatalkan pendanaan lebih dari US$13 miliar untuk energi terbarukan dan memperluas eksplorasi minyak serta gas. Kebijakan ini dinilai bertentangan dengan komitmen global untuk mengurangi emisi karbon.
Kepala Iklim PBB, Simon Stiell, dalam pidato pembukaannya menyampaikan optimisme atas kemajuan dalam pengurangan emisi selama satu dekade terakhir. Namun ia juga menegur keras perpecahan antarnegara.
“Tidak satu pun dari Anda yang mampu terus berselisih, sementara bencana iklim merenggut belasan persen dari PDB negara Anda,” ujarnya.
Brasil berupaya memanfaatkan kepemimpinan tuan rumah COP30 untuk mendorong komitmen pada pendanaan negara berkembang dan perlindungan alam. Salah satu fokus utama Lula adalah peluncuran dana Tropical Forest Forever Facility (TFFF) senilai US$125 miliar untuk melindungi hutan tropis di seluruh dunia.
Namun, upaya penggalangan dana tersebut berjalan lambat. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer membatalkan kontribusi publik menjelang acara, meski utusan iklim Inggris Rachel Kyte kemudian menyebut inisiatif itu “ide brilian” dan menyatakan Inggris akan berinvestasi di masa mendatang.
Usai perdebatan panjang, para delegasi akhirnya menyepakati agenda pembahasan COP30, termasuk mempertahankan target membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C di atas level praindustri. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebelumnya memperingatkan kegagalan mencapai target tersebut akan menjadi “kegagalan moral dan kelalaian mematikan.” (BBC/Z-2)
Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro sukses jalani operasi hernia saat menjalani vonis 27 tahun penjara. Ia resmi tunjuk putranya sebagai penerus politik.
Presiden Brasil Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump sepakat meningkatkan kerja sama dalam perang melawan kejahatan terorganisir.
Presiden Donald Trump mengatakan ia telah melakukan pembicaraan telepon “sangat baik” dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, membahas perdagangan dan sanksi.
Mahkamah Agung Brasil memerintahkan mantan presiden Jair Bolsonaro menjalani hukuman 27 tahun atas dakwaan merencanakan kudeta usai kalah pemilu 2022.
Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengaku mencoba merusak gelang pemantau karena “paranoia akibat obat”, sehari setelah status tahanan rumahnya dicabut.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Peneliti mengungkap mekanisme seluler yang membantu tanaman tetap tumbuh meski cuaca ekstrem. Temuan ini menjadi kunci masa depan ketahanan pangan global.
Meski perubahan iklim mengancam es laut, beruang kutub di Svalbard justru ditemukan lebih sehat dan gemuk. Apa rahasianya?
Di tengah krisis iklim yang kian nyata, arah kebijakan negara disebut belum beranjak dari pendekatan lama yang justru memperparah kerusakan lingkungan.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved