Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan kembali melontarkan kritik keras terhadap Israel atas serangan di Jalur Gaza, Palestina, yang dilancarkan di tengah gencatan senjata. Erdogan turut mempertanyakan sikap diam Jerman atas serangan brutal di Gaza.
Hal itu disampaikan Erdogan dalam konferensi pers bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz di Ankara, Kamis (30/10) waktu setempat.
Merz, yang baru membentuk pemerintahan koalisi Jerman pada Mei lalu, melakukan kunjungan perdananya ke ibu kota Turki. Namun, pertemuan bilateral itu berlangsung dalam suasana tegang setelah Erdogan menolak pernyataan Merz yang sebelumnya menyatakan dukungan bagi Israel.
"Saya tidak bisa setuju dengan pernyataan Kanselir Jerman yang mendukung Israel. Serangan Israel telah menewaskan hampir 60 ribu orang, termasuk anak-anak, perempuan, dan lansia," kata Erdogan dilaporkan Anadolu.
Erdogan menyebut kelompok Palestina Hamas tidak memiliki bom atau senjata nuklir sedangkan Israel memilikinya. Erdogan kemudian melontarkan sindiran tajam.
"Jerman, apakah kalian tidak melihat ini?" ujar Erdogan.
Presiden Turki itu menjelaskan ia menyampaikan langsung pandangan Ankara kepada Merz terkait upaya mencegah kekejaman baru di Gaza sekaligus menegaskan kembali dukungan Turki terhadap solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian permanen.
"Seperti halnya kami ingin perang Rusia-Ukraina segera berakhir, kami juga mendukung diakhirinya perang Israel di Gaza," ujar Erdogan.
"Turki dan Jerman adalah dua negara penting yang bisa bekerja sama untuk mewujudkannya," ungkapnya.
Erdogan juga menegaskan pemerintahnya mengambil langkah-langkah yang diperlukan terkait Hamas untuk mencegah munculnya masalah baru.
Dia turut mengecam keras cara Israel memperlakukan Gaza. Erdogan menuduh Tel Aviv berusaha menaklukkan wilayah tersebut melalui kelaparan dan genosida yang masih berlangsung hingga hari ini. (I-2)
Izin ekspor untuk daging sapi dan kambing, minyak bunga matahari, biji minyak, kacang lentil hijau dan lentil merah saat ini tidak akan dikeluarkan.
Istanbul dan Bursa menyuguhkan perpaduan unik antara refleksi keagamaan, warisan budaya, dan tradisi berabad-abad yang tetap terjaga hingga kini.
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Iran ajak Turki investigasi bersama dugaan serangan rudal guna tangkal propaganda. Erdogan sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei dan tragedi sekolah Minab.
Seperti yang kami laporkan sebelumnya, pemerintah Azerbaijan mengatakan dua drone dari Iran mendarat di wilayah Nakhchivan, salah satunya mengenai gedung bandara.
SEBUAH rudal balistik yang diluncurkan dari Iran dan menuju ke wilayah udara Turki setelah melintasi Suriah dan Irak. Rudal itu telah dihancurkan oleh sistem pertahanan udara NATO
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved