Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan di Kamboja, mengingat negara tersebut bukan termasuk negara tujuan resmi penempatan pekerja migran Indonesia (PMI).
“Kami terus melakukan kampanye dan sosialisasi bahwa Kamboja bukan tempat aman bagi pekerja migran Indonesia,” tegas Muhaimin di Jakarta, Senin (27/10).
Menurutnya, setiap tawaran kerja yang menjanjikan penempatan di Kamboja dipastikan ilegal, karena hingga saat ini belum terdapat perjanjian kerja sama bilateral antara Indonesia dan Kamboja yang menjamin keselamatan serta perlindungan hak-hak PMI.
Muhaimin menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) telah berulang kali mengeluarkan peringatan resmi agar calon pekerja tidak menjadikan Kamboja sebagai negara tujuan kerja.
Namun, bagi warga yang telah terlanjur bekerja di sana, pemerintah tetap melakukan upaya perlindungan terpadu, termasuk koordinasi antara P2MI, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI Phnom Penh.
“Kalau sudah terlanjur berada di sana, maka harus ada langkah perlindungan sistematis oleh P2MI dan lintas kementerian,” jelas pria yang akrab disapa Cak Imin itu.
Ia menambahkan, KBRI Kamboja terus membuka akses komunikasi serta layanan bantuan bagi PMI yang menghadapi masalah di wilayah tersebut.
Sebagai langkah pencegahan, Muhaimin mengimbau calon pekerja untuk memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi dan terverifikasi oleh BP2MI, agar terhindar dari praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang sering menargetkan pekerja migran asal Asia Tenggara.
“Pastikan berangkat melalui prosedur resmi, karena jalur ilegal hanya membuka peluang eksploitasi. Perlindungan pekerja harus dimulai sejak proses rekrutmen,” tutupnya. (Ant/E-3)
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh mencatat sebanyak 2.277 warga negara Indonesia (WNI) meminta dipulangkan.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan ada lebih dari 100 ribu WNI yang bekerja di Kamboja, baik di sektor formal maupun informal.
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
Untuk dua minggu ke depan, tercatat 257 WNI yang telah membeli tiket penerbangan ke Indonesia.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
WNI yang memerlukan dokumen perjalanan sementara dan telah memperoleh fasilitasi keringanan denda keimigrasian juga disebut membeli tiket kepulangan secara mandiri.
Chen Zhi diekstradisi dari Kamboja ke Tiongkok pada Januari 2026. Menguak skandal judi online, penipuan kripto Rp237 Triliun dan perbudakan modern di Kamboja.
KBRI telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kamboja untuk menyediakan fasilitas penampungan sementara, yang dilengkapi KBRI dengan berbagai keperluan WNI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved