Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT hubungan internasional dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Faris Al Fadhat, menilai bahwa Indonesia perlu mengambil sikap lebih tegas dan vokal dalam membela Palestina di Sidang Umum ke-80 PBB yang akan berlangsung di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9). Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato pada sidang tersebut.
"Kami mendorong betul agar Indonesia lebih vokal menyuarakan dan mengecam apa yang dilakukan oleh Israel. Indonesia juga harus mendorong Palestina merdeka melalui negosiasi terwujudnya dua negara atau 'two-state solution'," ujar Faris dikutip dari Antara, Sabtu (20/9).
Menurut Faris, Indonesia memiliki posisi strategis dan legitimasi yang kuat untuk memimpin suara dunia dalam memperjuangkan hak-hak Palestina. Terlebih di saat banyak negara Arab mulai melemahkan tekanan diplomatik mereka terhadap Israel.
Faris menyoroti bahwa selama ini Israel telah diakui sebagai negara, sementara Palestina belum mendapat pengakuan yang setara.
"Sekarang Israel kan sudah diakui sebagai negara dan kalau Palestina tidak diberi kesempatan merdeka diakui sebagai negara yang berdaulat, maka rakyat Palestina tetap akan melawan Israel untuk mempertahankan tanah leluhur mereka. Sementara Israel menganggap lahan mereka dan apa yang dilakukan Hamas sebagai organisasi teroris," kata dia.
Ia juga mengkritik lemahnya suara negara-negara Arab dalam perkembangan terbaru di PBB. Beberapa bahkan hanya menekan Hamas agar berhenti menyerang, tanpa sekaligus mengecam tindakan Israel yang terus menggempur wilayah Gaza.
"Sudah seharusnya Indonesia berani mengecam keras dan sebagai negara mayoritas muslim terbesar dengan sejarah panjang mendukung kemerdekaan Palestina, punya modal kuat untuk itu. Apa yang dilakukan Israel sudah sangat nyata; menduduki, menghancurkan infrastruktur sipil, dan membunuh warga tak berdosa. Ini pelanggaran HAM serius," tegasnya. (P-4)
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan menyerukan intervensi internasional segera untuk menghentikan genosida di Gaza.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri sejak 19 September 2025.
KETIKA kecaman terhadap serangan Israel di Jalur Gaza, Palestina, menggema di Majelis Umum PBB, Uni Emirat Arab (UEA) memilih langkah berbeda dibanding mayoritas negara Arab lain.
Hal tersebut dinilai juga ikut menempatkan Indonesia pada posisi strategis untuk menarik investasi dan kerja sama global.
pidato Presiden RI Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi simbol kepercayaan diri bangsa sekaligus wujud diplomasi kebenaran.
PRESIDEN Suriah Ahmad Al-Sharaa memperingatkan bahwa serangan Israel terhadap negaranya berisiko memicu krisis baru di kawasan.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved