Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) resmi menetapkan agresi Israel ke Jalur Gaza, Palestina, sebagai genosida. Keputusan bersejarah ini diumumkan pada Selasa (16/9) dan langsung menjadi sorotan dunia internasional.
Ketua Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, Navi Pillay, menyatakan pihaknya telah menemukan bukti yang mengarah pada kejahatan perang.
"Kami telah mengidentifikasi presiden (Isaac Herzog) Perdana Menteri (Benjamin) Netanyahu dan mantan menteri pertahanan (Yoav Gallant) berdasarkan pernyataan dan perintah yang mereka berikan," kata Pillay kepada Al Jazeera.
Pengumuman ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di berbagai negara.
Di Prancis, lebih dari 800 ribu orang diperkirakan akan turun ke jalan pada Kamis (17/9) guna memprotes kebijakan anggaran pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.
Aksi tersebut diperkirakan mengganggu transportasi darat, layanan kereta api, penerbangan, bahkan aktivitas sekolah yang terpaksa ditutup sementara.
Sementara itu, di Timur Tengah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melontarkan tuduhan serius terhadap Qatar.
Ia mengeklaim serangan Israel ke Qatar pekan lalu dapat dibenarkan, dengan alasan negara tersebut diduga mendukung Hamas.
"Qatar terhubung dengan Hamas, mendukung Hamas, melindungi Hamas, mendanai Hamas. Qatar memiliki pengaruh kuat (yang bisa ditariknya), tetapi mereka memilih untuk tidak melakukannya," kata Netanyahu.
"Oleh karena itu, tindakan kami sepenuhnya dapat dibenarkan," tambahnya dikutip dari AFP.
Qatar selama ini menjadi mediator utama dalam upaya gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza.
Namun tuduhan Netanyahu semakin memperuncing situasi di kawasan, terlebih setelah serangan Israel menargetkan pertemuan petinggi Hamas di Doha pekan lalu.
Di sisi lain, sejumlah negara termasuk Turki juga menggelar aksi solidaritas menentang agresi Israel.
Demonstrasi besar-besaran ini menunjukkan bahwa konflik Gaza tidak hanya menjadi persoalan regional, melainkan juga isu global yang mengguncang opini publik internasional. (I-3)
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan terhadap susunan panel penasihat Gaza yang baru dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menunjuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair untuk memegang peran penting dalam penataan Gaza pascaperang.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Rencana Trump tentang Gaza menyerukan tata kelola internasional sementara atas wilayah kantong Palestina dan pembentukan dewan perdamaian yang diketuai oleh dirinya.
Paus Leo XIV menyoroti memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza dalam pidato Natalnya dan menegaskan solusi dua negara sebagai jalan damai Palestina-srael.
Patriark Latin Yerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, menyampaikan bahwa di tengah kehancuran yang melanda Jalur Gaza, masih terdengar pesan harapan pada perayaan Natal 2025.
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Jakarta, Rabu (14/1), menyampaikan klarifikasi terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi dalam demonstrasi Iran.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintah Iran segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan dan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa.
Pakar PBB mengecam pelanggaran HAM berat di Iran, termasuk penggunaan kekuatan mematikan dan ancaman hukuman mati bagi demonstran. Simak laporan lengkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional & isu Greenland. Peringatkan krisis kepemimpinan global.
Tiongkok kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional sebagai 'Hukum Rimba' dan tegaskan tetap setia pada PBB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved