Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) resmi menetapkan agresi Israel ke Jalur Gaza, Palestina, sebagai genosida. Keputusan bersejarah ini diumumkan pada Selasa (16/9) dan langsung menjadi sorotan dunia internasional.
Ketua Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, Navi Pillay, menyatakan pihaknya telah menemukan bukti yang mengarah pada kejahatan perang.
"Kami telah mengidentifikasi presiden (Isaac Herzog) Perdana Menteri (Benjamin) Netanyahu dan mantan menteri pertahanan (Yoav Gallant) berdasarkan pernyataan dan perintah yang mereka berikan," kata Pillay kepada Al Jazeera.
Pengumuman ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di berbagai negara.
Di Prancis, lebih dari 800 ribu orang diperkirakan akan turun ke jalan pada Kamis (17/9) guna memprotes kebijakan anggaran pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.
Aksi tersebut diperkirakan mengganggu transportasi darat, layanan kereta api, penerbangan, bahkan aktivitas sekolah yang terpaksa ditutup sementara.
Sementara itu, di Timur Tengah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melontarkan tuduhan serius terhadap Qatar.
Ia mengeklaim serangan Israel ke Qatar pekan lalu dapat dibenarkan, dengan alasan negara tersebut diduga mendukung Hamas.
"Qatar terhubung dengan Hamas, mendukung Hamas, melindungi Hamas, mendanai Hamas. Qatar memiliki pengaruh kuat (yang bisa ditariknya), tetapi mereka memilih untuk tidak melakukannya," kata Netanyahu.
"Oleh karena itu, tindakan kami sepenuhnya dapat dibenarkan," tambahnya dikutip dari AFP.
Qatar selama ini menjadi mediator utama dalam upaya gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza.
Namun tuduhan Netanyahu semakin memperuncing situasi di kawasan, terlebih setelah serangan Israel menargetkan pertemuan petinggi Hamas di Doha pekan lalu.
Di sisi lain, sejumlah negara termasuk Turki juga menggelar aksi solidaritas menentang agresi Israel.
Demonstrasi besar-besaran ini menunjukkan bahwa konflik Gaza tidak hanya menjadi persoalan regional, melainkan juga isu global yang mengguncang opini publik internasional. (I-3)
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan Teheran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat
SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres menyesalkan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang menewaskan Pimpinan tertingi Iran Ali Khamenei. membuat negosiasi nuklir sia-sia
Melania Trump akan mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin sidang Dewan Keamanan PBB di New York, Maret 2026.
Kehadiran Melania Trump di kursi pimpinan merupakan bagian dari hak AS yang tengah memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB menyatakan harapan adanya deeskalasi menjelang putaran perundingan nuklir lanjutan antara Amerika Serikat - Iran di Jenewa, Swis.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved