Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNJUK rasa besar-besaran di Nepal berakhir ricuh dan menewaskan 19 orang. Aksi ini dipicu larangan pemerintah terhadap akses media sosial seperti Facebook, Youtube, dan X sejak Jumat (5/9).
Ribuan warga turun ke jalan pada Senin (8/9), memprotes kebijakan tersebut dan menuntut pemberantasan korupsi.
Pihak kepolisian menembakkan gas air mata, peluru karet hingga meriam air ketika massa mencoba menembus kawat berduri di dekat gedung parlemen.
"Tujuh belas orang tewas," kata juru bicara kepolisian Lembah Kathmandu, Shekhar Khanal seperti dikutip AFP, Rabu (10/9).
Media lokal juga melaporkan dua korban jiwa lain di Distrik Sunsari, Nepal timur. Adapun sekitar 400 orang luka-luka, termasuk lebih dari 100 polisi.
"Kami terkejut dengan pembunuhan dan cedera yang dialami para pengunjuk rasa di Nepal hari ini dan mendesak penyelidikan yang cepat dan transparan,” kata juru bicara kantor HAM PBB, Ravina Shamdasani. Amnesty International menambahkan bahwa peluru tajam digunakan terhadap massa.
Menyusul kerusuhan tersebut, pemerintah Nepal mencabut larangan media sosial. Menteri Komunikasi Nepal, Prithvi Subba Gurung, menyampaikan bahwa keputusan itu diambil setelah rapat kabinet darurat. Reporter AFP di Kathmandu mengonfirmasi akses ke semua platform medsos utama telah pulih.
Tekanan massa terus meningkat hingga Perdana Menteri KP Sharma Oli mengundurkan diri pada Selasa (9/9). Rekaman video menunjukkan Oli dievakuasi dengan helikopter militer setelah rumah pribadinya dibakar.
"PM telah mengundurkan diri," ujar ajudannya, Prakash Silwal.
Sebelumnya, Oli menyerukan dialog damai antarpartai, namun aksi massa yang dipimpin generasi muda atau Gen Z tetap menuntut dirinya mundur. Gedung parlemen, kantor pemerintah, dan rumah sejumlah mantan perdana menteri ikut dibakar demonstran. Empat menteri kabinet juga telah mundur di tengah krisis.
Presiden Ramchandra Paudel mendesak semua pihak menahan diri dan menjaga persatuan.
"Saya mendesak semua orang, termasuk warga yang berunjuk rasa, untuk bekerja sama demi penyelesaian damai atas situasi sulit negara ini," katanya dalam pernyataan resmi.
Hingga kini, masa depan politik Nepal masih belum jelas. Ada laporan militer siap turun tangan sementara upaya pembentukan pemerintahan baru terus dibicarakan. (Fer)
Otoritas Nepal resmi menghapus sistem deposit sampah di Gunung Everest karena dinilai gagal. Kini, pendaki akan dikenakan biaya pembersihan non-refund.
Tujuh warga Italia hilang di Nepal setelah longsoran salju menerjang kawasan Dolma Khang di pegunungan Himalaya. Tiga pendaki lainnya telah dipastikan tewas.
Longsor salju menerjang kawasan pegunungan Himalaya di Nepal dan menewaskan tiga pendaki, termasuk warga Prancis. Empat lainnya masih hilang.
Banding Nepal itu diajukan setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang dinilai tidak memenuhi syarat untuk memperkuat timnas.
AKSI massa yang digerakkan generasi muda di Nepal berujung pada jatuhnya pemerintahan setelah gelombang protes berlangsung pekan lalu.
Adanya dugaan upaya sistematis Amerika Serikat (AS) untuk membentuk ulang lanskap politik Nepal.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Komisi III DPR RI meluruskan berbagai narasi keliru soal KUHP baru, menegaskan pidana mati, pasal presiden, zina, hingga demo tetap dibatasi prinsip keadilan.
Revisi Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026 tidak menyelesaikan masalah mendasar.
Polri pastikan dua kerangka di Gedung ACC Kwitang adalah Reno dan Farhan. Hasil forensik: tewas akibat luka bakar tanpa tanda penganiayaan.
Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan massa yang melempari batu dan menembaki iring-iringan mobilnya di tengah aksi protes kenaikan harga BBM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved