Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, pada Selasa (15/7) menyatakan bahwa sistem rudal Patriot untuk Ukraina telah resmi dikirim dari Jerman, berdasarkan kesepakatan yang didukung oleh aliansi NATO. Dalam perjanjian tersebut, Amerika Serikat disebut akan menerima penggantian biaya sepenuhnya.
"Sistem rudal itu sudah dikirim. Sistem itu datang dari Jerman dan kemudian digantikan oleh Jerman. Pastinya, AS akan dibayar penuh," ujar Trump kepada awak media usai menghadiri sebuah acara di negara bagian Pennsylvania.
Trump menjelaskan bahwa dana pengganti tersebut akan dibayarkan melalui NATO atau secara langsung oleh negara-negara anggota Uni Eropa, sembari menegaskan bahwa, "Kami (AS) tidak akan berinvestasi lagi. Kami akan mendapatkan kembali uang kita sepenuhnya."
Presiden AS itu juga menyinggung potensi perdamaian sebagai cara untuk menghentikan korban jiwa di medan perang.
"Jika kita dapat mencapai kesepakatan (perdamaian), itu akan sangat bagus. Kita menyelamatkan 5.000 atau 6.000 tentara per pekan -- mereka adalah tentara Rusia dan Ukraina, bukan tentara Amerika," katanya.
"Sungguh disayangkan -- pekan lalu mereka mengatakan 7.100 tentara, baik Rusia maupun Ukraina, tewas," tambahnya.
Trump menyampaikan pengumuman tersebut sehari sebelumnya, pada Senin (14/7), saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Ruang Oval Gedung Putih.
"Kami membuat kesepakatan hari ini... Kami akan mengirimkan senjata kepada mereka (Ukraina), dan mereka akan membayarnya. AS tidak akan membuat pembayaran apa pun. Kami tidak akan membelinya, tetapi kami akan memproduksinya, dan mereka akan membayarnya," tegas Trump.
Rutte mengonfirmasi pernyataan tersebut dengan menambahkan, "AS telah memutuskan untuk memasok Ukraina secara besar-besaran dengan apa yang dibutuhkan melalui NATO. Eropa 100 persen membayarnya." (Ant/I-3)
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
RUSIA kembali memanaskan hubungan dengan Barat setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir terbaru, 9M730 Burevestnik
Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan negaranya memiliki sekitar 5.000 rudal antipesawat buatan Rusia jenis Igla-S yang siap digunakan untuk menghadapi kemungkinan ancaman AS.
Pemerintah Rusia sebelumnya telah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak memasok rudal jarak jauh ke Ukraina.
Putin mengatakan kepada Aliyev bahwa dua rudal antipesawat Rusia meledak beberapa meter dari sebuah pesawat penumpang Azerbaijan Airlines, menewaskan 38 orang di dalamnya.
Delapan jet tempur F-15 dan empat F-35 yang menempuh jarak sekitar 1.500 kilometer ke arah Laut Merah melepaskan rudal balistik ke Qatar.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved