Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Donald Trump mengumumkan dua langkah baru untuk menekan Rusia agar mengakhiri perang di Ukraina. Dua langkah itu pengiriman senjata tambahan ke Kyiv dan ancaman sanksi dagang, jika perdamaian tak tercapai dalam 50 hari ke depan.
Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam pendekatan Trump terhadap konflik tersebut. Sejak menjabat, Trump berusaha menjaga jarak dari perang Rusia-Ukraina. Namun kini, ia tampak frustrasi terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Saya rasa kita sudah hampir mencapai kesepakatan damai empat kali," ujar Trump di Gedung Oval. "Tapi semuanya terus gagal."
Dalam rencana barunya, Trump mengusulkan agar negara-negara Eropa membeli senjata dari Amerika Serikat dan kemudian meneruskannya ke Ukraina. Skema ini telah dibahas sejak Trump memenangkan pemilu tahun lalu, sebagai cara untuk mempertahankan bantuan militer AS meski Trump berkomitmen mengurangi keterlibatan langsung Amerika.
Trump mengumumkan rencana ini dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Gedung Putih. Ia juga memperingatkan Rusia: jika dalam 50 hari tidak ada kesepakatan damai, maka akan diberlakukan tarif hingga 100 persen—termasuk sanksi sekunder bagi negara-negara yang membeli minyak Rusia, seperti India dan Tiongkok.
"Saya pakai perdagangan untuk banyak hal," kata Trump. "Dan itu sangat efektif untuk mengakhiri perang."
Menurut Duta Besar AS untuk NATO, Matt Whitaker, fokus awal pengiriman senjata adalah sistem pertahanan, terutama baterai rudal Patriot. Namun, ia tidak menutup kemungkinan dukungan senjata ofensif.
"Semua senjata bisa digunakan untuk menyerang maupun bertahan," ujar Whitaker.
Baterai Patriot sangat penting bagi Ukraina untuk menghadapi serangan rudal dan drone Rusia. Ukraina mengaku membutuhkan setidaknya 10 sistem baru guna melindungi wilayah perkotaan dan warganya dari serangan udara.
Pejabat AS menyebut strategi Trump memiliki beberapa tujuan:
Langkah ini juga dianggap sebagai peringatan langsung bagi Putin. Hubungan keduanya yang dulu hangat kini tampak memburuk. “Pembicaraan kami baik-baik saja, tapi malamnya rudal diluncurkan,” kata Trump. “Dia menipu Clinton, Bush, Obama, dan Biden—tapi tidak saya.”
Di sisi lain, Trump mengaku terkesan dengan semangat negara-negara Eropa yang kini lebih proaktif mendukung Ukraina. Negara-negara seperti Jerman, Finlandia, Denmark, Swedia, dan Norwegia disebut siap bergabung dalam pengiriman senjata.
Trump juga telah berbicara langsung dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz dan Sekjen NATO Rutte untuk merinci teknis rencana tersebut. Rutte bahkan menyebut bahwa beberapa negara telah menyatakan minat untuk ikut terlibat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pertemuan di KTT NATO bulan lalu, menyerahkan daftar kebutuhan militer kepada Trump dan para pemimpin lainnya. Beberapa permintaan sudah mendapat persetujuan dari Trump.
Meskipun sebagian besar perlengkapan militer bisa digantikan atau diproduksi ulang, rudal Patriot saat ini masih menjadi satu-satunya pelindung efektif bagi warga sipil dari serangan udara Rusia. Bagi tentara Ukraina, kekhawatiran utama saat ini bukan senjata untuk garis depan, tapi pertahanan udara untuk melindungi keluarga mereka di kota-kota. (CNN/Z-2)
Donald Trump mengatakan AS akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina.
PRESIDEN terpilih Amerika Serikat Donald Trump kemungkinan tidak akan mengancam Israel dengan membatasi pengiriman senjata dan pendanaan militer.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved