Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GEDUNG Putih mengeluarkan pernyataan keras menyusul laporan dari CNN, The New York Times dan sejumlah media besar lainnya yang menyebut bahwa serangan militer Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran akhir pekan lalu tidak berhasil menghancurkan komponen utama program nuklir Teheran.
Mengutip informasi dari penilaian awal intelijen AS, laporan tersebut menyatakan bahwa serangan hanya mampu menunda pengembangan program nuklir Iran selama beberapa bulan. Hal ini bertentangan dengan klaim Presiden Donald Trump yang sebelumnya menegaskan bahwa serangan tersebut telah melenyapkan seluruh fasilitas nuklir Iran.
Sementara itu, penilaian awal dari intelijen Israel, seperti dilaporkan The Times of Israel, menyebutkan bahwa serangan Amerika berhasil menunda kemampuan nuklir Iran hingga beberapa tahun. Hal ini sejalan dengan pernyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang menyatakan bahwa “kami telah menghancurkan program nuklir Iran.”
Keputusan Presiden Trump untuk melancarkan serangan datang setelah Israel lebih dulu melakukan serangkaian serangan rudal ke sejumlah titik di Iran, menghancurkan infrastruktur militer serta jaringan komando Iran. Langkah tersebut turut menghambat upaya diplomasi antara Iran dan AS terkait perjanjian nuklir baru.
Pada Sabtu lalu, AS masuk ke dalam konflik dengan menjatuhkan 14 bom Massive Ordnance Penetrator (MOP) atau dikenal sebagai "bunker busters," bersama lebih dari dua lusin rudal jelajah Tomahawk ke tiga fasilitas nuklir utama Iran.
Pemerintah AS menyatakan bahwa serangan itu menghancurkan kemampuan nuklir Iran, namun tingkat kerusakan sebenarnya masih menjadi perdebatan.
Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengecam laporan media tersebut. “Penilaian yang disebutkan itu sepenuhnya keliru dan berasal dari dokumen rahasia yang dibocorkan oleh individu tak bertanggung jawab di komunitas intelijen,” ujarnya kepada CNN.
Ia menambahkan kebocoran ini merupakan upaya terang-terangan untuk menjatuhkan Presiden Trump serta mendiskreditkan para pilot pemberani yang telah melaksanakan misi dengan sempurna untuk melenyapkan program nuklir Iran.
"Semua orang tahu hasil dari menjatuhkan empat belas bom berbobot 30.000 pon dengan presisi tinggi, kehancuran total.” lanjutnya.
Presiden Trump juga bereaksi keras melalui akun Truth Social-nya dengan menulis, “berita palsu CNN bersama dengan New York Times yang gagal, telah berkolaborasi untuk menyerang salah satu serangan militer paling berhasil dalam sejarah. Fasilitas nuklir di Iran telah hancur sepenuhnya!"
CNN membela pelaporannya dan menyebut bahwa laporan mereka didasarkan pada penilaian awal yang juga telah dikonfirmasi oleh berbagai organisasi media lainnya. “Gedung Putih bahkan mengakui keberadaan penilaian itu dan kami turut menyertakan pernyataan mereka dalam artikel kami,” kata juru bicara CNN.
Penilaian tersebut berasal dari Badan Intelijen Pertahanan (DIA), yang bertugas menganalisis kekuatan militer negara asing. Laporan ini disusun berdasarkan analisis kerusakan dari Komando Pusat AS terhadap fasilitas nuklir di Fordow, Natanz dan Isfahan.
Sementara itu, CIA dan Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI), yang memimpin koordinasi atas 18 badan intelijen AS termasuk DIA, menolak berkomentar terkait isi laporan tersebut.
Presiden Trump tetap bersikeras bahwa serangan tersebut merupakan keberhasilan besar. “Saya pikir program itu telah dihancurkan sepenuhnya. Para pilot berhasil mengenai target dengan presisi. Target-target itu hancur dan mereka layak mendapat penghargaan,” tegasnya. (News Week/H-3)
Mantan Duta Besar RI untuk Iran, Dian Wirengjurit, menilai serangan militer AS ke Iran merupakan upaya Presiden AS Donald Trump untuk mengalihkan perhatian dari skandal Epstein Files.
Wakil presiden tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa ia tidak ingin mendahului Presiden Donald Trump
Militer AS mengerahkan bom raksasa 5.000 pon untuk hancurkan situs bawah tanah Iran.
Iran menanggapi serangan brutal itu dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuduh Iran menembakkan rudal dari sekolah dan rumah sakit. Ia menegaskan AS tidak akan terjebak dalam perang tanpa akhir.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Menlu Turki Hakan Fidan sebut Israel hambatan terbesar damai di Timur Tengah. Israel dinilai manfaatkan politik AS untuk agenda strategis dan perpanjang instabilitas.
Ratusan warga Israel bentrok dengan polisi saat protes antiperang Iran di Tel Aviv, Sabtu (28/3). Dukungan perang warga Yahudi capai 78%, namun tren penolakan mulai meningkat.
Menlu Iran Abbas Araghchi laporkan 600 sekolah hancur dan 1.000 siswa-guru jadi korban serangan AS-Israel. Simak detail pidatonya di Dewan HAM PBB Jenewa.
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Di tengah serangan AS-Israel, Washington membuka peluang negosiasi dengan Iran. Trump dorong kesepakatan damai segera tercapai.
Serangan rudal dan drone Iran hantam Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, melukai 10 tentara AS dan merusak sejumlah pesawat pengisi bahan bakar strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved