Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Iran dilaporkan telah memindahkan sejumlah peralatan penting, termasuk uranium dari fasilitas nuklir Fordow beberapa hari sebelum serangan Amerika Serikat. Sebanyak 400 kilogram uranium yang telah diperkaya hingga 60% sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
Sebagaimana diketahui, AS melancarkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran yang berada di Natanz, Fordow, dan Isfahan, pada 22 Juni malam. Serangan tersebut, menurut Washington, bertujuan untuk menghancurkan atau secara serius melemahkan program nuklir Iran.
Direktur Jenderal IAEA (Badan Tenaga Atom Internasional) Rafael Grossi mengatakan serangan udara AS membentuk kawah di fasilitas nuklir Iran di Fordow. Namun, pihaknya tidak mampu menilai sejauh mana kerusakan yang terjadi di fasilitas tersebut.
Pascaserangan, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung bertolak ke Rusia untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan itu dimaksudkan untuk membahas strategi yang akan diambil usai serangan AS tersebut. Araghchi dijadwalkan menggelar pertemuan pada hari ini, Senin (23/6), bersama Putin dan pejabat tinggi Rusia. (Ant/E-3)
"Kami tidak akan mengizinkan IAEA memasang kamera di fasilitas nuklir kami, dan Grossi dilarang memasuki Iran,"
Iran meluncurkan serangkaian rudal ke Pangkalan Militer Amerika Serikat Al Udeid di Qatar. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran.
Tingkat kerusakan pada fasilitas pengayaan uranium Fordow milik Iran, imbas serangan udara Amerika Serikat (AS), belum dapat dinilai saat ini.
Harga minyak mengalami lonjakan tajam usai Amerika Serikat menyerang fasilitas nuklir Iran.
Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekhawatirannya akan konflik semakin membesar pascaserangan militer AS ke Iran.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia jika negara adidaya itu melakukan serangan.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat berlangsung dengan hasil yang menggembirakan. Dialog oleh kedua belah negara dilakukan di Oman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved