Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARLEMEN Iran dilaporkan telah menyetujui usulan untuk menutup Selat Hormuz. Kabar tersebut datang beberapa jam setelah Amerika Serikat (AS) mengebom fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6) WIB.
Selat Hormuz adalah jalur penting bagi 20% pasokan minyak dan gas global. Para produsen minyak, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, sangat tergantung dengan Selat Hormuz untuk bisa mencapai laut terbuka.
Penutupan jalur itu diprediksi bakal mengganggu suplai minyak dunia, menyebabkan lonjakan harga, dan untuk sementara waktu mencegah kapal perang AS keluar dari Teluk Persia.
Harga minyak berpotensi melonjak hingga mencapai harga 130 dolar AS per barel jika Iran memutuskan untuk menutup Selat Hormuz, menurut laporan surat kabar Turki Hurriyet.
Dewan Keamanan Iran disebutkan bakal mengeluarkan keputusan apakah bakal mengeksekusi persetujuan parlemen Iran.
Komandan Garda Revolusi Iran Esmail Kosari mengatakan penutupan Selat hormuz akan dilakukan jika benar-benar dibutuhkan.
Kekhawatiran Iran menutup Selat Hormuz sebelumnya telah disampaikan oleh Menteri Perkapalan Yunani, Vassilis Kikilias. Dia mengingatkan bahwa penutupan Selat Hormuz, yang dikhawatirkan terjadi jika ketegangan bersenjata antara Iran dan Israel meningkat, akan berdampak pada ekonomi global.
Kikilias mencatat dampak ekonomi global yang serius jika Iran menutup jalur laut tersebut.
"Jika Selat Hormuz ditutup, yang merupakan skenario terburuk, hal itu akan memengaruhi seluruh ekonomi global, bukan hanya sektor pelayaran," ujarnya.
Hampir 90 persen perdagangan global bergantung pada jalur laut, dan pengalihan rute kapal melalui Afrika untuk mencapai tujuan utama di Eropa dan Amerika Serikat akan sangat mengganggu rantai pasok global, jelas Kikilias.
Menyebut situasi geopolitik saat ini sangat tidak stabil, dirinya mencatat bahwa harga minyak telah naik sekitar 7-10 persen dalam beberapa hari terakhir akibat ketegangan bersenjata antara Iran dan Israel. (Telegraph/Ant/I-3)
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved