Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah strategis di Iran. Pada Minggu (15/6) malam, militer Israel menyatakan menyerang pesawat pengisian bahan bakar milik Iran yang berada di darat di Bandara Mashhad, timur laut Iran.
"Angkatan udara menyerang pesawat pengisian bahan bakar Iran di bandara di kota Mashhad di timur laut Iran," demikian bunyi pernyataan militer Israel yang dikutip surat kabar Yedioth Ahronoth, Senin (16/6).
Serangan ini menjadi yang terjauh sejak awal operasi berlangsung, mencapai jarak sekitar 2.300 kilometer dari Israel. Ini juga merupakan serangan pertama yang secara langsung menargetkan pesawat Iran yang berada di darat.
Israel sebelumnya meluncurkan serangan udara terkoordinasi pada Jumat (13/6) pagi, menyasar sejumlah fasilitas militer dan nuklir di Iran, yang memicu balasan dari Teheran. Serangan lanjutan Israel kini juga mencakup target-target di sektor minyak dan gas milik Iran.
Pihak berwenang Israel menyebutkan bahwa serangan rudal yang dilakukan Iran sejak Jumat telah menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lebih dari 370 orang lainnya.
Di pihak Iran, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah mencapai sedikitnya 128 orang, sementara lebih dari 900 lainnya mengalami luka-luka sejak eskalasi dimulai.
Di tengah meningkatnya konflik ini, kantor berita Iran Tasnim pada Minggu malam melaporkan bahwa tiga pejabat tinggi intelijen dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) turut menjadi korban serangan udara Israel.
Dalam pernyataan resmi, IRGC mengidentifikasi ketiga pejabat tersebut sebagai Jenderal Mohammad Kazemi, kepala Organisasi Intelijen IRGC; Jenderal Hassan Mohaqeq, wakil kepala intelijen IRGC; serta Jenderal Mohsen Bagheri, perwira intelijen senior.
Serangan dan aksi balasan antara kedua negara terus berlanjut dan dikhawatirkan dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. (I-2)
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu menyampaikan pesan kepada Iran.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan tegas mendukung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Israel disebut semakin cemas terhadap langkah Iran yang dinilai kembali memperluas produksi rudal balistiknya. Israel untuk menyiapkan pengarahan khusus kepada Trump.
ISRAEL dilaporkan tengah menyiapkan rencana serangan militer baru terhadap Iran. Para pejabatnya bersiap memberikan pengarahan langsung kepada Presiden AS Donald Trump.
PERSIAPAN konflik berskala besar antara Israel dibantu Amerika Serikat (AS) versus Iran nyaris rampung. Puluhan agen terlatih yang bekerja untuk Israel telah berada di wilayah Iran.
OTORITAS Iran pada Senin (30/6) menyatakan bahwa korban tewas akibat serangan Israel selama konflik 12 hari mencapai 935 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved