Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah strategis di Iran. Pada Minggu (15/6) malam, militer Israel menyatakan menyerang pesawat pengisian bahan bakar milik Iran yang berada di darat di Bandara Mashhad, timur laut Iran.
"Angkatan udara menyerang pesawat pengisian bahan bakar Iran di bandara di kota Mashhad di timur laut Iran," demikian bunyi pernyataan militer Israel yang dikutip surat kabar Yedioth Ahronoth, Senin (16/6).
Serangan ini menjadi yang terjauh sejak awal operasi berlangsung, mencapai jarak sekitar 2.300 kilometer dari Israel. Ini juga merupakan serangan pertama yang secara langsung menargetkan pesawat Iran yang berada di darat.
Israel sebelumnya meluncurkan serangan udara terkoordinasi pada Jumat (13/6) pagi, menyasar sejumlah fasilitas militer dan nuklir di Iran, yang memicu balasan dari Teheran. Serangan lanjutan Israel kini juga mencakup target-target di sektor minyak dan gas milik Iran.
Pihak berwenang Israel menyebutkan bahwa serangan rudal yang dilakukan Iran sejak Jumat telah menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lebih dari 370 orang lainnya.
Di pihak Iran, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah mencapai sedikitnya 128 orang, sementara lebih dari 900 lainnya mengalami luka-luka sejak eskalasi dimulai.
Di tengah meningkatnya konflik ini, kantor berita Iran Tasnim pada Minggu malam melaporkan bahwa tiga pejabat tinggi intelijen dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) turut menjadi korban serangan udara Israel.
Dalam pernyataan resmi, IRGC mengidentifikasi ketiga pejabat tersebut sebagai Jenderal Mohammad Kazemi, kepala Organisasi Intelijen IRGC; Jenderal Hassan Mohaqeq, wakil kepala intelijen IRGC; serta Jenderal Mohsen Bagheri, perwira intelijen senior.
Serangan dan aksi balasan antara kedua negara terus berlanjut dan dikhawatirkan dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. (I-2)
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu menyampaikan pesan kepada Iran.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan tegas mendukung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Israel disebut semakin cemas terhadap langkah Iran yang dinilai kembali memperluas produksi rudal balistiknya. Israel untuk menyiapkan pengarahan khusus kepada Trump.
ISRAEL dilaporkan tengah menyiapkan rencana serangan militer baru terhadap Iran. Para pejabatnya bersiap memberikan pengarahan langsung kepada Presiden AS Donald Trump.
PERSIAPAN konflik berskala besar antara Israel dibantu Amerika Serikat (AS) versus Iran nyaris rampung. Puluhan agen terlatih yang bekerja untuk Israel telah berada di wilayah Iran.
OTORITAS Iran pada Senin (30/6) menyatakan bahwa korban tewas akibat serangan Israel selama konflik 12 hari mencapai 935 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved