Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky setuju untuk menghentikan serangan terhadap aset energi Rusia. Hal itu diputuskan setelah panggilan telepon selama satu jam dengan Presiden Donald Trump.
Zelensky menyebut penyetopan serangan terhadap target energi Rusia menjadi salah satu langkah pertama untuk mengakhiri perang.
"Saya mendukung langkah ini, dan Ukraina mengonfirmasi bahwa kami siap untuk menerapkannya," kata Zelensky dilansir Newsweek.
Panggilan telepon itu dilakukan sehari setelah Trump berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Rusia setuju untuk tidak menargetkan infrastruktur energi Ukraina tetapi menolak untuk mendukung gencatan senjata penuh selama 30 hari.
Trump mengatakan panggilan teleponnya dengan Zelensky untuk menyelaraskan permintaan Rusia dan Ukraina.
"Kami sangat berada di jalur yang benar," ujar Trump.
Sebelum panggilan teleponnya dengan Trump, Zelensky mengatakan janji gencatan senjata terbatas sangat bertentangan dengan kenyataan di lapangan menyusul serangkaian serangan pesawat nirawak Rusia.
Sementara itu, Gedung Putih mengatakan panggilan telepon antara Trump dan Putin menjadi langkah pertama menuju perdamaian. Washington berharap diskusi akan mengarah pada gencatan senjata maritim di Laut Hitam dan akhirnya resolusi perang yang langgeng.
Hanya saja, tidak ada tanda-tanda Putin akan menarik kembali tuntutannya untuk kemungkinan syarat-syarat yang ditentang keras oleh Ukraina. Muncul dugaan, Putin berupaya menahan usulan gencatan senjata sementara untuk mendapatkan konsesi pendahuluan sebelum negosiasi formal untuk mengakhiri perang. (Dhk/P-3)
Zakharova menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap aturan internasional dan menekankan bahwa fasilitas diplomatik harus dilindungi.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Trump panik harga minyak melonjak akibat perang Iran-Israel. Washington berencana cabut sanksi negara penghasil minyak demi stabilkan pasar dan pasokan global.
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved