Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan telah mendapatkan "pesan positif" mengenai potensi gencatan senjata antara Ukraina dan Rusia.
"Tetapi pesan positif tidak berarti apa-apa," katanya kepada wartawan saat bertemu dengan Taoiseach Irlandia, Michéal Martin, di Ruang Oval. "[Ini adalah] situasi yang sangat serius."
Trump menambahkan perwakilan "sedang menuju Rusia saat ini juga" untuk membahas proposal tersebut.
"Mudah-mudahan, kita bisa mendapatkan gencatan senjata dari Rusia. Jika itu terjadi, saya pikir itu akan menjadi 80% dari jalan menuju penghentian pertumpahan darah yang mengerikan ini."
Dalam pernyataan yang telah menjadi sering diucapkannya, Trump kembali menyalahkan Joe Biden karena "membiarkan" konflik di Ukraina terjadi.
Berbicara kepada wartawan di dalam Ruang Oval, Trump mengatakan bahwa sanksi terhadap Rusia bisa menjadi "menghancurkan" jika negara itu memilih untuk melanjutkan perang.
"Ada hal-hal yang bisa dilakukan yang tidak akan menyenangkan dalam arti finansial. Saya bisa melakukan sesuatu secara finansial," kata Trump.
"Itu akan sangat buruk bagi Rusia. Saya tidak ingin melakukannya, karena saya ingin mencapai perdamaian."
Hal-hal "finansial" tersebut bisa menjadi "menghancurkan" bagi Moskow, tambahnya.
"Kita semakin dekat untuk mungkin mendapatkan sesuatu [terkait Ukraina] yang bisa diselesaikan," kata Trump kepada wartawan, sambil mencatat bahwa menurutnya pihak Ukraina yang sebelumnya "sulit" telah mengubah pola pikir mereka.
"Saya berhadapan dengan seseorang [Zelensky] yang tampaknya tidak menginginkan perdamaian. Sekarang dia telah menyetujuinya," lanjut Trump. "Jadi, kita lihat saja nanti."
Presiden menolak menilai potensi kesepakatan, tetapi mengatakan bahwa ia percaya "itu masuk akal bagi Rusia" dan menambahkan, "kami juga telah membahas mengenai wilayah." (BBC/Z-2)
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin tegaskan siap lanjutkan perang bila Ukraina tidak bersedia mencapai kesepakatan damai.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyambut baik keputusan Ukraina untuk menerima gencatan senjata 30 hari dengan Rusia setelah pembicaraan dengan pejabat AS.
DELEGASI Amerika Serikat (AS) akan bertemu utusan Ukraina guna membahas upaya kesepakatan damai dengan Rusia di Arab Saudi pekan depan.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved