Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA tentara Israel tidak dapat melakukan perjalanan ke Australia setelah diminta untuk melengkapi formulir setebal 13 halaman, yang biasanya diperlukan bagi personel militer yang terlibat dalam perang. Ini menurut surat kabar Israel Ynet.
Kedua bersaudara itu, Omer Berger, 24, dan Ella Berger, 22, bersama empat anggota keluarga lain, mengajukan permohonan visa dua bulan lalu.
Sementara anggota keluarga lain menerima persetujuan cepat, Omer dan Ella diminta untuk melengkapi dokumen yang panjang itu.
Formulir itu memuat pertanyaan tentang keterlibatan mereka dalam kekerasan fisik atau psikologis, peran mereka sebagai penjaga atau petugas di fasilitas penahanan, dan mereka berpartisipasi dalam kejahatan perang atau genosida atau tidak.
Ini menyusul putusan November dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan atas kekejaman yang dilakukan sejak 7 Oktober tahun lalu.
Ella, yang diberi cuti seminggu dari tugas militernya, memutuskan untuk kembali ke Israel setelah penundaan tersebut. Omer, seorang prajurit cadangan, tetap berada di Thailand, menunggu penyelesaian.
Departemen Dalam Negeri Australia menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus yang diberikan kepada warga negara Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Seorang juru bicara menjelaskan bahwa dokumen tambahan tersebut merupakan prosedur rutin, terkadang diminta untuk aplikasi individual, dan menyoroti bahwa 11.000 visa Israel telah disetujui selama setahun terakhir.
Aaron Berger, seorang perwakilan keluarga, mengecam keras penundaan tersebut karena dianggap mencerminkan pendekatan Australia yang semakin antagonis terhadap Israel di tengah perang di Jalur Gaza, Palestina. "Mengapa kita menjadikan sekutu yang bersahabat sebagai sasaran penyelidikan kejahatan perang?" katanya.
Insiden tersebut menyusul kasus serupa yang melibatkan mantan Menteri Kehakiman Israel Ayelet Shaked. Ia ditolak visanya pada November karena takut akan hasutan. (MEE/Z-2)
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan ke ICC atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Palestina.
Pep Guardiola tegaskan komitmen suarakan korban konflik global, mulai dari Palestina, Ukraina, hingga Sudan. Ia sebut kekerasan massal sebagai masalah bersama umat manusia.
Afrika Selatan usir utusan Israel Ariel Seidman atas tuduhan penghinaan kedaulatan. Israel membalas dengan mengusir diplomat Afsel Shaun Byneveldt dalam 72 jam.
Kejaksaan Istanbul keluarkan surat penangkapan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu dan 36 pejabat lainnya atas tuduhan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
PENGADILAN rakyat internasional yang meneliti konflik di Gaza menyatakan Israel bersalah telah melakukan genosida terhadap rakyat Palestina
Navi Pillay menegaskan bahwa seruan gencatan senjata tidak mengubah temuan PBB yang menyatakan Israel bertanggung jawab atas tindakan genosida.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Tentara Iran menembak jatuh 10 drone canggih, total 22.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Serangan AS-Israel ke Iran memicu ancaman penutupan Selat Hormuz. Jalur vital perdagangan energi dunia ini mengalirkan 20 juta barel minyak per hari.
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved