Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan bahwa pemimpin-pemimpin dunia optimistis serta menaruh harapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto di kancah global.
"Ketika saya bersama Presiden Prabowo dalam kunjungan kenegaraannya yang lalu, saya mengamati bahwa sangat banyak pemimpin dunia, melalui bahasa tubuh maupun lisannya, menaruh harapan terhadap Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo," ucap Sugiono di Jakarta, Sabtu.
Hal tersebut disampaikan Sugiono dalam pernyataan kunci yang disampaikannya pada agenda Conference of Indonesian Foreign Policy (CIFP) yang diselenggarakan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI).
Sugiono berkata, harapan para pemimpin dunia tersebut menunjukkan bahwa mereka yakin terhadap peran dan posisi Indonesia, khususnya di bawah Presiden Prabowo, saat membela kepentingan bersama di tingkat dunia. Peran Indonesia semakin penting di tengah dinamika global akibat rivalitas antara negara-negara adikuasa serta memburuknya konflik antaranegara yang meluas ke tingkat kawasan, sebagaimana yang terjadi di Ukraina dan Timur Tengah, ucap dia.
"Ketegangan dan konflik akan terus terjadi, dan hanya dengan kerja sama dan kolaborasi, baru kita dapat meredakan ketegangan tersebut," kata Sugiono.
Untuk itu, Indonesia akan senantiasa mempertahankan hubungan baik dengan semua negara, khususnya negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
"Adalah sesuai kepentingan nasional kita untuk menjadi tetangga yang baik dengan negara sahabat, dan kita pun hendak membina jaringan yang kuat dengan semua negara sahabat," kata Menlu RI.
"Indonesia tidak akan bergeser dari apa yang secara konstitusional dan tradisional dipatuhi, salah satunya adalah dengan tidak bergabung ke blok atau aliansi militer apapun," tegas Sugiono.
Dia juga mengatakan, hubungan yang harmonis akan memastikan RI dapat memenuhi tujuan nasional serta kebijakan besar pemerintahan terkini, seperti pemberantasan kemiskinan dan swasembada pangan. (Ant/Z-6)
EDITORIAL Media Indonesia pada 15 Januari 2026 menyoroti melemahnya tatanan internasional berbasis aturan di tengah meningkatnya kecenderungan negara-negara besar mengandalkan kekuatan.
Sugiono juga menyoroti melemahnya efektivitas tata kelola global dalam merespons krisis yang berkembang semakin cepat dan kompleks.
Menlu RI Sugiono menegaskan posisi Turki sebagai mitra strategis Indonesia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah memperdalam kerja sama bilateral.
Menlu Sugiono menanggapi santai beredarnya video viral yang memperlihatkan percakapan Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sugiono juga mengungkapkan keprihatinan terhadap meningkatnya kerentanan pengungsi Rohingya yang kini semakin dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan lintas negara.
MENTERI Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono menegaskan tidak ada perdamaian tanpa Palestina merdeka.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved