Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
RENTETAN roket ditembakkan pada Jumat (4/10) dari Libanon menuju permukiman di Israel utara di tengah meningkatnya ketegangan.
Channel 12 Israel melaporkan bahwa 10 roket ditembakkan dari Libanon menuju permukiman Kiryat Shmona di Israel utara.
Stasiun TV itu menambahkan bahwa sekitar 20 roket diluncurkan dari Libanon yang menargetkan permukiman perbatasan Israel.
Baca juga : Israel Putuskan Jalan Lintas Batas Libanon dan Suriah
Sirene telah terdengar di seluruh Israel utara, menurut harian Yedioth Ahronoth. Kendati demikian, tidak ada laporan yang langsung dirilis mengenai korban atau kerusakan.
Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas perbatasan sejak pecah perang Israel di Jalur Gaza menyusul serangan kelompok Palestina Hamas 7 Oktober tahun lalu.
Militer Israel yang tiada henti menyerang Jalur Gaza itu menewaskan hampir 41.800 warga Palestina. Sebagian besar dari mereka ialah wanita dan anak-anak.
Sementara itu, dalam serangan Israel di Libanon, setidaknya 1.947 orang tewas, hampir 9.400 orang terluka, dan 1,2 juta lainnya mengungsi, kata pihak berwenang Libanon.
Komunitas internasional telah memperingatkan bahwa serangan Israel di Libanon itu dapat meningkatkan konflik Gaza menjadi perang regional yang lebih luas. (Ant/Z-2)
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Belum ada rincian langsung yang diberikan mengenai kemungkinan kerusakan atau korban jiwa.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved