Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) merilis gambar fasilitas pengayaan uranium yang memperlihatkan pemimpin Kim Jong Un sedang mengunjungi lokasi.
Media Korut, Rodong Sinmun, melaporkan Kim meminta peningkatan produksi nuklir demi pertahanan negara dari ancaman Amerika Serikat.
Ini untuk pertama kalinya Korea Utara merilis gambar fasilitas pengayaan uranium. Gambar-gambar yang dipublikasikan pada Jumat (13/9), memperlihatkan Kim Jong Un sedang melakukan inspeksi.
Baca juga : Kim Jong Un: Nuklir Balas Nuklir
Program senjata nuklir Korut sejatinya dilarang oleh PBB tetapi negara itu mengabaikannya.
Korut sebelumnya tidak pernah mengungkapkan fasilitas pengayaan uranium kepada publik. Fasilitas tersebut menghasilkan uranium untuk hulu ledak nuklir.
Selama kunjungannya, Kim memeriksa pengoperasian proses produksi, termasuk sentrifus dan berbagai sistem kendali.
Baca juga : Kim Kun Ok, Kapal Selam Nuklir Buatan Korea Utara
Kim dilaporkan juga menyampaikan arahan strategis untuk pengembangan kekuatan nuklir Korut.
Menurutnya, ancaman nulir dari Amerika Serikat dan sekutunya kini menjadi lebih mencolok sehingga Korut perlu untuk memperkuat kekuatan nuklirnya.
Menurut laporan NK News, kompleks nuklir utama Korut terletak di Yongbyon. Fasilitas itu menjadi terakhir kali diperluas pada 2021 lalu. Awal tahun ini, proyek konstruksi untuk menambah fasilitas pengayaan uranium juga dibangun di Kangson, sebelah barat ibu kota Korut.
Baca juga : Korea Utara Rilis Kapal Selam Nuklir Terbaru
Pengungkapan fasilitas pengayaan uranium itu ditengarai untuk memengaruhi pemilihan presiden AS yang akan digelar dalam waktu dekat. Kim diduga memberi pesan bahwa denuklirisasi di Korut bakal sulit dilakukan pemerintahan AS selanjutnya.
Perilisan foto-foto tersebut ditengarai juga ingin menguatkan pesan kepada dunia bahwa Korut sebagai negara nuklir. (S-1)
(Dhk)
Presiden Emmanuel Macron mengumumkan transformasi besar kebijakan pertahanan nuklir Prancis. Delapan negara Eropa akan bergabung dalam strategi "Advanced Deterrence".
Simak profil lengkap Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang wafat pada 2026. Jejak politik, revolusi, hingga babak baru suksesi Iran.
IRAN membantah keras tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Teheran tengah mengembangkan rudal berjangkauan hingga Amerika Serikat termasuk ambisi nuklir militer
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa untuk mengikuti putaran kedua perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
DALAM dinamika politik global tahun 2026 yang kian memanas, pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali mencuri perhatian dunia.
Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa Teheran telah memperkaya uranium hingga mencapai kemurnian 60%, suatu tingkat yang jauh melebihi kebutuhan energi sipil.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
PARTAI Buruh Korea Utara membuka kongres, demikian dilaporkan media resminya, Jumat (20/2), yang menandai dimulainya pertunjukan politik untuk mengungkap fase berikutnya senjata nuklir
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved