Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Korea Utara secara resmi merilis kapal selam taktis nuklir yang baru selesai dibangun, pada Jumat (7/9). Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memimpin upacara peresmiannya.
Ia mengatakan pengoperasian kapal selam yang diberi nama Kim Kun Ok itu adalah bagian dari upaya memperkuat persenjataan nuklir angkatan laut Korea Utara di masa depan.
"Kim mengatakan kapal selam itu akan menjalankan misi tempurnya sebagai salah satu sarana ofensif bawah air kekuatan angkatan laut Korea Utara," lapor KCNA.
Baca juga: Washington : Kim akan Mengadakan Pembicaraan dengan Putin
Selama upacara peluncuran, Kim menekankan rencana strategis dan taktis untuk terus meningkatkan modernitas kekuatan di permukaan dan bawah air serta mendorong persenjataan nuklir angkatan laut di masa depan.
Kim pun memeriksa kapal selam tersebut saat bersiap untuk melakukan uji pelayaran.
Baca juga: Korut Luncurkan Dua Rudal Nuklir dalam Simulasi Perang, Kirim 'Pesan' untuk AS dan Korsel
“Ia mengatakan mempersenjatai angkatan laut dengan nuklir merupakan tugas yang mendesak."
Korea Utara juga telah melakukan sejumlah uji coba senjata pada tahun ini. Pada bulan lalu, mereka gagal dalam upaya kedua untuk menempatkan satelit mata-mata ke orbit. (AFP/Z-11)
Kapal selam otonom ini secara fisik berukuran mini tanpa awak manusia, digerakkan motor penggerak listrik dengan sistem navigasi sementara ini memakai sinyal internet.
Sjafrie menjelaskan, uji tembak itu akan dilakukan di kawasan laut Surabaya yang berada di bawah wilayah Komando Armada (Koarmada) II.
Bangkai kapal selam USS F-1 yang tenggelam pada 1917 ditemukan di kedalaman 396 meter di Samudra Pasifik.
Trump sebelumnya menyampaikan telah memerintahkan pengerahan dua kapal selam bertenaga nuklir sebagai tanggapan atas komentar Medvedev.
PT Hariff Dipa Persada, perusahaan teknologi pertahanan swasta nasional menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Naval Group,
Penandatanganan Letter of Intent ini merupakan bukti kepercayaan yang mendalam atas kemitraan jangka panjang yang telah terjalin antara Naval Group, PT PAL, dan TNI Angkatan Laut.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved