Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu Minggu (8/9) berjanji akan melanjutkan agresinya melawan kelompok pejuang kemerdekaan Palestina di Gaza, Hamas. Atas perintahnya, militer Israel telah melakukan agresi di Gaza sejak 7 OKtober tahun lalu atau sudah berlangsung 12 bulan dan telah membunuh 48.900 orang.
Ia mengatakan negaranya dikepung oleh ideologi pembunuh yang dipimpin oleh poros Iran. "Ini hari yang sulit, teroris yang hina membunuh tiga warga negara kita dengan kejam di Jembatan Allenby. Atas nama pemerintah, saya sampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban,” katanya, dilansir VoA, Senin (9/9).
Pemimpin Israel itu, yang berbicara pada pertemuan mingguan para pejabat tinggi, mengutuk kekerasan terbaru di Timur Tengah, di mana serangan seorang lelaki bersenjata menewaskan tiga orang Israel di Jembatan Penyeberangan Allenby antara Tepi Barat dan Yordania. Pasukan keamanan Israel membalas tembakan itu dan membunuh pelaku.
Baca juga : Minta Maaf, Netanyahu Tetap Keras Kepala Persulit Gencatan Senjata Gaza
Sementara itu di Gaza, serangan udara Israel menewaskan lima orang, termasuk dua perempuan, dua anak-anak dan seorang pejabat senior Pertahanan Sipil. Netanyahu menggambarkan perjuangan Israel itu dalam istilah Alkitab, dengan mengatakan, pihaknya akan menghunuskan pedang Daud bersama-sama dan dengan pertolongan Tuhan.
Seraya mengutip Alkitab, Netanyahu bertanya, “Haruskah pedang menghancurkan selamanya? Di Timur Tengah, tanpa pedang, tidak ada ‘selamanya," pungkasnya.
Dalam beberapa hari ini, ada protes jalanan besar-besaran menentang caranya menangani agresi 11 bulan melawan Hamas, selain kegagalannya mencapai gencatan senjata dengan militan serta pemulangan sekitar 100 orang sandera oleh Hamas yang oleh AS ditetapkan sebagai kelompok teror.
Baca juga : Hamas Tuding Netanyahu Tanggung Jawab atas Kebuntuan Negosiasi Gaza
Dalam serangan pada Minggu (8/9) di Tepi Barat, militer mengatakan lelaki bersenjata itu mendekati Jembatan Allenby dari sisi Yordania dengan truk dan melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan Israel, yang menewaskan penyerang dalam tembak menembak. Militer mengatakan tiga orang yang tewas adalah warga sipil Israel, seluruhnya lelaki berusia 50-an.
Yordania sedang menyelidiki penembakan itu, kata kantor berita pemerintah Petra News Agency. Negara Arab yang bersekutu dengan Barat itu berdamai dengan Israel pada 1994 tetapi bersikap sangat kritis atas kebijakan Israel terhadap orang-orang Palestina. Yordania memiliki populasi orang Palestina dalam jumlah besar dan telah menghadapi protes massal menentang Israel terkait agresi di Gaza.
Jembatan Allenby yang melintasi Sungai Yordan, juga dikenal sebagai Jembatan Raja Hussein, terutama digunakan orang-orang Israel, Palestina, dan wisatawan internasional. (I-2)
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
Selain KBRI Caracas, seluruh perwakilan RI di kawasan Amerika Selatan juga aktif memantau kondisi dan keselamatan WNI, kata Kemlu.
Trump mengatakan akan ada konferensi pers tentang serangan itu di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, pada pukul 11.00 waktu setempat (23.00 WIB).
Tentara Israel mengumumkan bahwa mereka telah mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman Sabtu (28/12) dini hari sebelum memasuki wilayah udara Israel.
Kemungkinan konflik bersenjata dengan Libanon tidak akan mudah bagi angkatan bersenjata Israel.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved