Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (5/9) mengatakan dirinya tidak tahu yang harus dikatakan setelah pemimpin Rusia menyampaikan dukungannya kepada Wakil Presiden Kamala Harris pada pemilihan presiden AS 5 November mendatang.
"Putin mengemukakannya hari ini. Dia mendukung Kamala dan saya tidak tahu harus bagaimana, apakah akan meneleponnya dan berkata, 'Terima kasih banyak. Saya sangat menghargainya.' Namun, ia mendukung Kamala," ujar Trump di New York Economic Club.
"Saya punya firasat. Saya tidak tahu harus berkata apa tentang itu. Saya tidak tahu apakah saya merasa terhina atau dia membantu saya," tambah Trump.
Baca juga : Gedung Putih: Putin Harus Berhenti Bicara Pilpres AS
Pernyataan Trump muncul setelah Vladimir Putin mengatakan Rusia mendukung Harris yang menggantikan Presiden AS Joe Biden sebagai kandidat Partai Demokrat setelah Biden mundur dari bursa pemilihan presiden.
"Saya katakan bahwa favorit kami, jika boleh saya katakan, ialah Presiden petahana Biden. Ia (Biden) disingkirkan dari persaingan, tetapi ia menyarankan agar semua pendukungnya mendukung Harris. Jadi, kami akan melakukan hal yang sama, kami akan mendukungnya (Harris)," kata Putin dalam forum ekonomi di Rusia.
Presiden Rusia itu kemudian melemparkan gurauan bahwa sejak Harris tertawa dengan sangat ekspresif dan menular. "Itu berarti dia baik-baik saja. Jadi dia tidak akan menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Rusia."
Baca juga : Putin Pilih Kamala Harris ketimbang Donald Trump, Kenapa?
Pernyataan Putin tersebut langsung mendapat teguran dari Washington. "Putin harus berhenti bicara tentang pemilu kita, titik. Dia seharusnya tidak memihak siapa pun," kata John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, kepada wartawan.
Kirby menambahkan bahwa Putin juga seharusnya berhenti mencampuri pemilihan, sehari setelah AS mengumumkan tuduhan atas dugaan upaya Rusia mempengaruhi pemilu 5 November.
Diketahui bahwa Biden, yang ditetapkan untuk mewakili Partai Demokrat dalam pemilihan presiden, mengumumkan pengunduran dirinya dari pencalonan pada 21 Juli dan mendukung Harris untuk menggantikannya.
Sementara Trump, yang memiliki hubungan yang lebih bersahabat dengan Putin daripada Biden atau Harris, menerima persetujuan dari Partai Republik untuk menjadi presiden. (Ant/Z-2)
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Dalam wawancara terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras konsesi wilayah dan menyoroti tekanan dari Donald Trump terkait gencatan senjata.
Lyudmila Navalnaya menyebut temuan toksin katak panah pada jasad Alexei Navalny membuktikan putranya dibunuh.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Dalam sebuah acara di New York, Michelle Obama mengatakan Amerika Serikat “belum siap” memiliki presiden perempuan, merujuk pada kegagalan kampanye Kamala Harris.
Mantan Wakil Presiden AS Kamala Harris mengisyaratkan kemungkinan maju lagi di Pilpres 2028.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
Penembakan aktivis Charlie Kirk mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.
Wakil Presiden AS, Kamala Harris, menyampaikan rasa syukur atas tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris memberikan pengarahan terkait respons pemerintah federal terhadap kebakaran yang melanda California, khususnya di Los Angeles.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved