Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK oposisi Venezuela menggelar unjuk rasa menuntut publikasi hasil pemilihan presiden di pusat Caracas, Venezuela, Minggu (18/8). Di tempat yang sama, ribuan warga Venezuela lainnya berkumpul untuk menyatakan dukungan mereka kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang memenangi pemilihan presiden.
Para pengunjuk rasa berkumpul di salah satu jalan utama di Caracas, sambil memegang cetakan hasil komisi pemilihan di tangan mereka. Pemimpin oposisi Maria Corina Machado juga ikut dalam aksi tersebut, namun calon presiden Edmundo Gonzalez tidak ikut serta dalam acara tersebut.
Aksi ini berlangsung dengan damai. Pendukung Maduro di Venezuela juga menggelar aksi unjuk rasa. "Kami turun ke jalan lagi untuk menegaskan kembali dukungan kami kepada Presiden Nicolas Maduro dan kemenangannya pada 28 Juli," kata
Marlon Llamosas, seorang massa aksi, dilansir dari Antara, Minggu (18/8)
Baca juga : Oposisi Gembosi Maduro
Pemilihan presiden di Venezuela diadakan pada 28 Juli, dan pada hari berikutnya, Dewan Pemilihan Nasional menyatakan Nicolas Maduro sebagai presiden terpilih untuk periode 2025-2031, dengan perolehan 51% suara.
Pada Senin, 29 Juli, protes meletus di Venezuela, dengan bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di Caracas. Para pengunjuk rasa mulai melemparkan batu dan bom molotov ke arah petugas penegak hukum.
Menurut Kantor Kejaksaan Agung, 77 petugas keamanan terluka, 1.062 orang ditahan atas kasus perusakan infrastruktur negara, ujaran kebencian, dan terorisme.
Pemerintah Venezuela menyatakan bahwa sejumlah negara turut campur dalam pemilihan dan hak rakyat untuk menentukan nasib sendiri. Moskow menyatakan bahwa oposisi Venezuela harus mengakui kekalahan dalam pemilihan tersebut.
Selain itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan negara
ketiga agar tidak mendukung upaya untuk mengguncang situasi di dalam Venezuela. (I-2)
Pemerintah Venezuela menerima dana sebesar US$300 juta (sekitar Rp5,0 triliun) dari hasil penjualan minyak mentah yang dikelola oleh Amerika Serikat.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian militer kepada Donald Trump.
Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan pembebasan ratusan tahanan. Donald Trump klaim hubungan AS-Venezuela kini membaik.
Departemen Kehakiman AS mengeluarkan opini hukum rahasia yang menyatakan Presiden Donald Trump memiliki wewenang penuh dalam penangkapan Presiden Venezuela.
Gedung Putih konfirmasi pertemuan Donald Trump dengan pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado. Akankah AS mengubah dukungan politiknya?
Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, ingin menyerahkan Piala Nobel Perdamaian miliknya kepada Donald Trump. Komite Nobel pun angkat bicara.
Donald Trump mengancam akan menghentikan total pasokan minyak dan uang dari Venezuela ke Kuba. Trump mendesak Havana segera bernegosiasi sebelum terlambat.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved