Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN khusus Rusia telah membebaskan dua penjaga penjara dan menewaskan beberapa orang yang telah menyandera mereka di pusat penahanan pra-persidangan di kota Rostov-on-Don.
Dua penjaga tersebut disandera enam tahanan, Minggu, kata layanan penjara, sebelum operasi diluncurkan untuk membebaskan mereka, menurut laporan media Rusia.
Awalnya, layanan penjara mengatakan telah memulai negosiasi untuk pembebasan para penjaga. Namun, tak lama kemudian, mereka mengeluarkan pernyataan pengepungan telah berakhir.
Baca juga : David Cameron Kecam Kremlin atas Perlakuan Terhadap Kritikus yang Dipenjara, Kara-Murza
"Para penjahat telah dieliminasi," kata Layanan Pemasyarakatan Federal Rusia dalam sebuah pernyataan, yang menambahkan bahwa operasi khusus telah dilakukan untuk membebaskan para sandera, yang tidak terluka.
Para penyandera dilaporkan memiliki kaitan dengan kelompok ISIL (ISIS), menurut laporan media Rusia yang mengutip sumber-sumber kepolisian.
RT melaporkan tiga dari penyandera telah dijatuhi hukuman atas tuduhan "terorisme," termasuk menyebarkan informasi ekstremis dan merencanakan untuk meledakkan sebuah gedung pengadilan Rusia.
Baca juga : Indeks Kebebasan Akademis Menurun Secara Global
Jurnalis di tempat kejadian melaporkan suara tembakan, sementara beberapa ambulans terlihat tiba di penjara dalam rekaman di media sosial.
Gambar yang diposting di media sosial tampaknya menunjukkan setidaknya dua dari penyandera mengenakan ikat kepala yang menyerupai bendera ISIL. Gambar lainnya menunjukkan tahanan membawa pisau.
Para penyerang telah merusak jeruji jendela di sel mereka dan masuk ke ruang penjaga di mana mereka menyandera setidaknya dua petugas penjara, kata media lokal.
Baca juga : 2 Tewas dan 4 Luka akibat Kerusuhan Penjara di Ekuador
Sebelumnya, kantor berita negara Rusia TASS, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya dalam penegak hukum, mengatakan enam penyandera berada di halaman tengah Pusat Penahanan No 1 wilayah Rostov-on-Don, bersenjata pisau, pentungan karet, dan kapak pemadam kebakaran.
"Karyawan yang disandera telah dibebaskan. Mereka tidak terluka," kata layanan penjara kemudian.
Kantor berita Interfax mengatakan para penyandera meminta disediakan mobil dan diizinkan meninggalkan penjara sebagai imbalan untuk membebaskan para sandera.
Baca juga : Aktivis HAM Kecam Pelecehan Sistemik terhadap Tahanan Palestina di Penjara Israel
Tidak segera jelas berapa banyak dari enam penyandera yang telah tewas.
Insiden ini terjadi hampir tiga bulan setelah para pria bersenjata menewaskan setidaknya 144 orang ketika mereka melepaskan tembakan di sebuah aula konser dekat Moskow dalam serangan paling mematikan di tanah Rusia sejak pembantaian Beslan satu dekade lalu. Ratusan orang lainnya terluka.
Lebih dari 20 orang telah ditangkap sejak itu, termasuk empat tersangka penyerang, semuanya dari bekas republik Soviet Tajikistan. ISIL mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. (Al Jazeera/Z-3)
Mahkamah Agung Brasil memerintahkan mantan presiden Jair Bolsonaro menjalani hukuman 27 tahun atas dakwaan merencanakan kudeta usai kalah pemilu 2022.
Pengadilan Singapura menjatuhkan hukuman sembilan hari penjara kepada pria Australia yang menerobos dan memegang Ariana Grande di premiere film.
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dibebaskan setelah tiga minggu menjalani hukuman lima tahun penjara atas kasus pendanaan kampanye dari rezim Muammar Gaddafi.
Seorang warga Tiongkok dihukum delapan tahun penjara karena menyelundupkan senjata api ke Korea Utara.
Kepindahan mantan kaki tangan Jeffrey Epstein, Ghislaine Maxwell ke Penjara Bryan memicu ketegangan di kalangan napi.
Sebanyak 10 anggota kartel narkoba Meksiko dijatuhi hukuman masing-masing 141 tahun penjara atas kasus penculikan dan pembunuhan.
Puluhan warga Palestina tiba di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, di Gaza selatan disambut keluarga dan kerabat yang telah lama menanti.
Ada 21 warga negara AS yang masih berada di dalam tahanan Israel.
Hampir seluruh dari 44 kapal armada kemanusiaan tersebut pada Kamis dan menahan lebih dari 450 aktivis dari lebih dari 50 negara.
Rusia menyerahkan sekitar 1.000 jenazah ke Ukraina, sesuai kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.
Rusia meluncurkan 250 pesawat nirawak dan 14 rudal balistik ke arah ibu kota Kyiv.
Warga Palestina yang dibebaskan berada dalam kondisi kesehatan yang kritis dan memprihatinkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved