Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LONGSOR yang melanda Papua Nugini akibat hujan lebat telah menghapus sebuah desa di Provinsi Enga. Kawasan itu mengalami kerusakan hingga 1 kilometer.
Kurang dari 11 jenazah telah ditemukan sejauh ini dengan upaya terhambat puing-puing setebal 10 meter di beberapa tempat dan kurangnya peralatan yang memadai.
Media lokal melaporkan satu pasangan yang berhasil ditarik hidup-hidup dari puing-puing karena rumah mereka, di pinggiran area yang terkena dampak, berhasil lolos dari benar-benar terkubur.
Baca juga : 3 Jenazah Ditemukan Setelah Tanah Longsor di Papua Nugini
Mereka diselamatkan setelah pekerja penyelamat mendengar mereka teriak dari tempat mereka terperangkap di bawah lapisan batu, demikian dilaporkan saluran NBC lokal.
Personil darurat yang dikerahkan ke wilayah tersebut memprioritaskan evakuasi orang dari area di mana kondisinya masih berbahaya, kata pejabat bantuan kepada BBC.
"Kami memutuskan untuk tetap di luar untuk saat ini untuk memberi waktu kepada otoritas untuk menilai situasi dengan baik untuk melakukan operasi penyelamatan dan pemulihan," kata Justine McMahon, koordinator negara Care Australia, salah satu lembaga bantuan kemanusiaan di lapangan.
Baca juga : Tewaskan 670 Orang, Tak Ada WNI Terdampak Tanah Longsor di Papua Nugini
"Tanah juga cukup tidak stabil saat ini dan berisiko memicu longsoran lebih lanjut," kata McMahon, Senin.
Australia adalah salah satu tetangga terdekat Papua Nugini dan telah lama menawarkan dukungan keamanan dan bantuan kepadanya.
Sebelumnya, seorang pejabat dari badan migrasi PBB di negara itu telah menjelaskan kepada BBC kesulitan penyelamatan.
Baca juga : Longsor di Papua Nugini Menewaskan 670 Orang
Serhan Aktoprak dari Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan ada sejumlah tantangan yang dihadapi tim yang mencoba mengambil kembali jenazah, termasuk ketidaksetujuan oleh beberapa kerabat yang berduka untuk membiarkan mesin berat mendekati orang yang mereka cintai.
Sebaliknya, katanya, "orang menggunakan kayu penggali, sekop, garpu pertanian besar untuk mengeluarkan jenazah yang terkubur di bawah tanah".
Lebih dari 150 rumah telah tertimbun, dan sekitar 1.250 orang telah terlantar.
Laporan awal telah menempatkan jumlah korban tewas di angka ratusan, tetapi ini melonjak pada hari Minggu setelah revisi PBB, memperhitungkan pembaruan jumlah penduduk.
Warga setempat mencatat bagaimana desa dalam beberapa tahun terakhir telah menarik orang dari daerah lain yang telah tergusur oleh kekerasan suku di wilayah itu.
Tanah longsor Gunung Mungalo terjadi di pegunungan Enga, di bagian utara negara kepulauan tersebut. (BBC/Z-3)
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved