Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AJUDAN presiden Rusia telah mengumumkan bahwa dua pesawat canggih, helikopter khusus, dan 50 penyelamat gunung profesional, akan bergabung dengan tim Iran dalam operasi pencarian terus-menerus untuk helikopter yang jatuh membawa presiden Iran dan rombongannya.
Menurut IRNA, Igor Levitin menelepon Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Mokhbar, lagi pada hari Senin pagi untuk memberitahunya tentang pertemuan luar biasa Vladimir Putin dengan pejabat pemerintah Rusia papan atas dan duta besar Iran di Moskow.
"Sejalan dengan perintah presiden Rusia, dua pesawat canggih dengan helikopter khusus akan dikirim ke Tabriz dengan 50 penyelamat gunung profesional dalam waktu satu jam," kata Levitin kepada Mokhber lewat telepon.
Baca juga : Sekretaris Jenderal PBB António Guterres Khawatir atas Kecelakaan Helikopter Presiden Iran
"Pada pagi Senin, dua helikopter Rusia akan berangkat menuju Tabriz dari Armenia."
Levitin menekankan pemerintah Rusia dan Putin sendiri prihatin terhadap kesehatan Presiden Raisi dan timnya serta memberikan salam, penghormatan, dan simpati tulus mereka kepada kepemimpinan dan bangsa besar Iran pada saat ini.
Dalam percakapan telepon, Mokhbar, dari pihaknya, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan presiden dan pemerintah Rusia kepada Republik Islam dalam situasi darurat tersebut. (IRNA/Z-3)
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Tantangan yang dihadapi kedua negara, Indonesia dan Iran, ialah tidak saling mengenal atau kurangnya pengenalan antarkedua negara.
MASOUD Pezeshkian, mantan dokter bedah jantung berdarah Azerbaijan, terpilih menjadi presiden Iran menggantikan Ebrahim Raisi yang tewas karena kecelakaan helikopter.
MASOUD Pezeshkian seorang politisi dan ahli bedah, baru saja terpilih sebagai Presiden Iran. Dikenal luas di Iran, Pezeshkian membawa pengalaman luas dalam bidang medis dan politik
Pezeshkian, kandidat presiden Iran dari kubu reformis, memenangi putaran kedua pemilu presiden Iran mengalahkan pesaingnya dari kubu garis keras konservatif Saeed Jalili.
Pemerintah Iran telah menyetujui enam kandidat, termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, bertarung dalam pemilihan presiden pascakematian Presiden Ebrahim Raisi.
Belum ada tanda-tanda perang Hamas-Israel yang telah mencapai bulan kedelapan di mana Iran memainkan peran besar akan segera berakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved