Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) mempertimbangkan potensi penangguhan pasokan senjata ke Israel setelah menghentikan pengiriman bom berkekuatan besar karena kekhawatiran rencana invasi Rafah.
“Kami menghentikan satu pengiriman amunisi muatan tinggi untuk Israel namun belum membuat keputusan akhir tentang bagaimana melanjutkan pengiriman itu," kata kata Menteri Pertahanan Lloyd Austin kepada komite kongres Rabu (8/5).
Washington mengkonfirmasi pembekuan pengiriman 1.800 bom seberat 2.000 pon (907 kg) dan 1.700 bom seberat 500 pon (226 kg) pekan lalu.
Baca juga : 268 Tentara Israel Tewas di Gaza
Juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller mengatakan Amerika Serikat memiliki keprihatinan yang sangat serius mengenai rencana Israel untuk menginvasi Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina berlindung selama perang.
“Jadi kami telah menghentikan satu pengiriman bantuan jangka pendek dan kami sedang meninjau pengiriman bantuan lainnya,” ujar Miller.
Namun dia mengatakan bahwa Amerika Serikat masih memiliki komitmen jangka panjang terhadap keamanan Israel. Terlebih, bantuan AS bulan lalu mampu menembak jatuh pesawat nirawak yang ditembakkan dari Iran.
Baca juga : Hamas Sepakati Perjanjian Gencatan Senjata
“Masyarakat harus benar-benar jelas bahwa kami berkomitmen terhadap keamanan Israel,” katanya.
Namun di Rafah, kata Miller, ada begitu banyak orang-orang yang berdesakan di area sekecil itu. Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat sedang mempelajari cara Israel melakukan operasi sebelumnya dan dampaknya terhadap penduduk sipil.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk pergi ke Rafah sebagai bagian dari kampanye untuk melenyapkan Hamas setelah serangan militan di Israel pada 7 Oktober. (AFP/Fer/P-5)
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Israel menerima dua jenazah sandera dari Gaza melalui Palang Merah. Pemerintah menegaskan penyeberangan Rafah akan tetap ditutup sampai seluruh sandera dikembalikan.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan bahwa fase kedua gencatan senjata di Jalur Gaza telah dimulai.
Israel memangkas separuh bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menunda pembukaan perbatasan Rafah dengan Mesir.
Menteri Pertahanan Israel mengusulkan pemindahan massal warga Gaza ke kamp tertutup di Rafah.
SEDIKITNYA 30 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 150 lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (1/6).
Truk kontainer bantuan kemanusiaan ini dikirim melalui Rafah, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved