Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA menghentikan serangan Israel ke Palestina dinilai tak hanya menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden juga perlu ditekan masyarakat dunia.
"Jadi bagus juga kalau yang kita tekan Joe Biden, supaya apa? Supaya dia mau menekan Netanyahu," kata Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana dalam program Crosscheck by Medcom.id di akun YouTube Medcom.id, Minggu, 5 Mei 2024.
Hikmahanto mengatakan bahwa AS sejatinya tidak sepakat terhadap sejumlah kebijakan Israel. Khususnya serangan ke Rafah dan Iran.
Baca juga : 550 Mahasiswa Demo Pro-Palestina Ditangkap Polisi AS
Sikap tidak biasa AS kepada Israel sejatinya juga terlihat saat abstain dalam pemungutan suara terkait gencatan senjata di Jalur Gaza pada akhir Maret 2024. Sehingga, Dewan Keamanan PBB menuntut gencatan senjata segera dalam perang di Gaza.
Menurut Hikmahanto, Netanyahu dalam posisi harus manut dengan Joe Biden. Apabila tidak digubris, peluang melengserkan Joe Biden bisa terjadi.
"Kalau Israel, Netanyahu tidak mendengarkan Joe Biden, karea Joe Biden mendapatkan (juga ikut kena) tekanan," ucap Hikmahanto.
Upaya melengserkan Netanyahu dapat dilakukan dengan operasi intelijen. Bukan tidak mungkin AS melakukan operasi senyap untuk menurunkan Netanyahu dari kursi perdana menteri.
"Biden harus melakukan operasi intelijen untuk menurunkan Netanyahu. Jadi jangan langsung terang-terangan menyerang Israel. Karena itu pasti tidak mungkin, karena lobi Yahudi akan marah," ucap Hikmahanto. (Z-7)
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved