Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
OUTLET berita Amerika Serikat (AS), Axios, melaporkan Presiden Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa dirinya tidak berusaha melemahkannya secara politik. Pernyataan itu muncul dalam panggilan telepon keduanya pada Senin (18/3).
Dua sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui percakapan telepon tersebut mengatakan Netanyahu mengeluhkan pidato Senator Chuck Schumer. Pejabat senior Partai Demokrat yang dekat dengan Biden itu mendorong dilakukannya pemilu segera di Israel dan mengkritik invasi di Gaza.
Netanyahu juga mengecam dukungan Biden terhadap komentar Schumer tersebut dengan menilainya sebagai serangan politik terbuka terhadapnya. Lebih dalam lagi, Netanyahu menyebutkan bahwa sikap terbaru Biden itu sebagai campur tangan dalam politik Israel, kata sumber tersebut.
Baca juga : Perdana Menteri Israel Setuju dengan Permintaan Biden terkait Rafah, Gaza
Selama percakapan tersebut, selain meminta Netanyahu menahan pasukannya menginvasi Gaza melalui darat, Biden juga mengaku tidak berusaha melemahkan Netanyahu atau mencampuri urusan dalam negeri Israel.
Kantor Netanyahu telah mengumumkan Menteri Urusan Strategis Ron Dermer dan Penasihat Keamanan Nasional Tzachi Hanegbi akan melakukan perjalanan ke Washington, DC, Amerika Serikat (AS). Agendanya untuk membahas rencana serangan darat Israel di Rafah.
Pengumuman ini muncul setelah adanya permintaan pertemuan dari pemerintahan Biden. Dia berulang kali mengatakan belum melihat rencana Israel yang konkret untuk melindungi warga sipil.
Baca juga : Benjamin Netanyahu Menolak Kritik Joe Biden terhadap Kebijakan Perang Israel di Gaza
Tiga hari lalu, Netanyahu menyetujui rencana invasi ke Rafah, tempat setidaknya 1,5 juta pengungsi Palestina mencari perlindungan. Sekutu dan kritikus Israel memperingatkan Netanyahu agar tidak melakukan invasi ke Rafah, karena khawatir akan jatuhnya banyak korban sipil.
Namun pemerintah Israel mengklaim wilayah di Gaza selatan adalah salah satu benteng terakhir Hamas, yang telah berjanji untuk dilenyapkan.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel mengatakan negaranya belum melihat bukti konklusif yang menunjukkan Israel menggunakan kelaparan sebagai senjata dalam perang Gaza.
Baca juga : Biden Peringatkan Israel Bantuan Gaza Harga Mati
Komentarnya ini muncul sebagai pembelaan atas tuduhan sejumlah pejabat tinggi negara-negara Uni Eropa, PBB dan organisasi di seluruh dunia. Mereka menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai salah satu senjata dalam menginvasi Jalur Gaza.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan bahwa kelaparan yang meluas di Jalur Gaza tidak dapat diterima.
"Kelaparan digunakan sebagai senjata perang," kata Borrell.
Selain itu, dalam sebuah laporan baru, badan amal Inggris, Oxfam, mengatakan kebijakan Israel yang menghalangi bantuan menciptakan badai sempurna yang menyebabkan keruntuhan kemanusiaan. Bahkan juru bicara kantor hak asasi manusia PBB mengatakan bahwa kebijakan Israel ini dapat diduga sebagai kejahatan perang. (Aljazeera/Z-3)
Analisis pakar sebut perang AS-Israel gagal picu revolusi di Iran. Agresi militer justru perkuat loyalitas militer dan bungkam kelompok moderat di internal Teheran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tudingan keras kepada Presiden Israel Isaac Herzog terkait janji pengampunan bagi Benjamin Netanyahu yang disebut tidak pernah ditepati.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflikĀ
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved