Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat mengumumkan sanksi pada Rabu terhadap geng Ekuador Los Choneros dan pemimpinnya, yang dikenal dengan nama "Fito," yang melarikan diri dari penjara bulan lalu. Kaburnya Fito menyebabkan gelombang kekerasan mengerikan di negara tersebut.
Setelah Jose Adolfo Macias Villamar ditemukan hilang dari selnya, pemerintah Ekuador menyatakan keadaan darurat, memicu kerusuhan penjara dan serangan geng di seluruh negara Amerika Selatan tersebut, demikian disampaikan Departemen Keuangan AS dalam pemberitahuan.
"Kami mendukung Ekuador dalam perjuangannya melawan perdagangan narkoba, meredam proliferasi geng penjara dan kekerasan di dalam penjara, serta merebut kembali jalanan," kata Brian Nelson, wakil sekretaris di bawah Departemen Keuangan untuk terorisme dan intelijen keuangan.
Baca juga : Presiden Ekuador Nyatakan Keadaan Perang Terhadap Kartel
Ia menambahkan geng perdagangan narkoba, seperti Los Choneros, mengancam kehidupan masyarakat di Ekuador dan kawasan tersebut.
Dahulu dianggap sebagai benteng perdamaian di Amerika Latin, Ekuador tengah menghadapi krisis akibat penyebaran cepat kartel transnasional yang menggunakan pelabuhannya untuk mengirimkan narkoba ke Amerika Serikat dan Eropa.
Pada Rabu, Departemen Keuangan AS mencatat bahwa negara itu menghadapi "tingkat kekerasan yang didorong oleh geng yang mencapai rekor," termasuk pembunuhan seorang kandidat presiden tahun lalu.
Baca juga : Jaksa Penyelidik Serangan Studio TV Terkait Geng di Ekuador Tewas Ditembak
Sebagai tanggapan atas pelarian Fito, Presiden Daniel Noboa memberlakukan keadaan darurat dan jam malam.
Kartel narkoba mengancam untuk mengeksekusi warga sipil dan aparat keamanan, serta menyandera puluhan petugas polisi dan penjara yang kemudian dibebaskan.
Mereka meledakkan bahan peledak, membakar mobil, dan pada 9 Januari, menyerbu sebuah stasiun televisi dan menembakkan tembakan dalam serangan yang disiarkan secara langsung.
Baca juga : Ekuador Kembali Kuasai Penjara setelah Pelepasan Sandera
Departemen Keuangan mengatakan Los Choneros termasuk salah satu kelompok kriminal paling kejam di Ekuador dan terlibat dalam perdagangan narkoba di sana sejak tahun 1990-an.
Fito, demikian pernyataan itu menambahkan, dihukum 34 tahun penjara pada tahun 2011 atas kejahatan termasuk pembunuhan dan perdagangan narkoba.
Akibat dari sanksi ini, properti pihak yang ditunjuk di Amerika Serikat diblokir dan harus dilaporkan.
Baca juga : 40 Sandera Pejabat Penjara di Ekuador Dilepaskan
Tindakan ini dilakukan ketika pemerintah AS berupaya untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh perdagangan narkoba ke Amerika Serikat - yang menyebabkan kematian puluhan ribu warga Amerika setiap tahunnya. (AFP/Z-3)
Sepanjang 2025, pihaknya menerima sebanyak 47 pengaduan yang melibatkan 49 pegawai.
Lonjakan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi ujian nyata bagi sistem tata kelola sampah di daerah.
Pemeriksaan intensif terkait Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah usai tragedi kebakaran di Gedung Terra Drone yang menelan 22 korban jiwa.
Ketegasan sikap kepolisian dalam kasus ini dapat memberikan efek jera terhadap seluruh anggota agar tidak lagi melakukan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.
Tindakan tersebut tidak pantas secara etika maupun kemanusiaan.
Ia menegaskan, publik berhak mempertanyakan dasar moral dan rasionalitas DKPP dalam menjatuhkan sanksi yang begitu lunak.
Pengadilan Ekuador menjatuhkan vonis berat kepada 11 tentara pelaku penghilangan paksa empat bocah di Guayaquil. Hakim sebut ini "kejahatan negara".
Sedikitnya 31 narapidana tewas di penjara El Oro, Ekuador, termasuk 27 yang ditemukan digantung setelah bentrokan antar geng pecah pada Minggu dini hari.
Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan massa yang melempari batu dan menembaki iring-iringan mobilnya di tengah aksi protes kenaikan harga BBM.
Bentrokan antar geng di penjara Esmeraldas, Ekuador, menewaskan sedikitnya 17 narapidana.
Menlu AS Marco Rubio mengatakan dua geng kriminal terbesar di Ekuador, Los Lobos dan Los Choneros, sebagai organisasi teroris asing.
Suasana ramai di kota Guayaquil, Ekuador kini senyap, karena takut menjadi korban kekerasan kartel narkoba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved