Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 45 orang mengalami luka-luka akibat serangan rudal Rusia yang menghancurkan sebuah rumah sakit dan bangunan tempat tinggal di Ibu Kota Ukraina, Kyiv pada Rabu (13/12). Sebanyak 18 korban luka, termasuk dua anak-anak, dirawat di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi ketika sang presiden, Volodymyr Zelensky tengah bersafari mencari dana perang.
"Secara keseluruhan, 45 orang terluka di distrik Dniprovsky akibat serangan musuh. 18 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, termasuk 2 anak-anak. Sebanyak 27 orang menerima pertolongan medis di tempat, termasuk tiga anak-anak," tulis Walikota Vitali Klitschko di media sosial.
Baca juga : Berharap Uang, AS Kadoi Ukrainia Sanksi Kepada Rusia
Dia mengatakan sebuah rudal jatuh di wilayah salah satu rumah sakit di ibu kota selama serangan malam hari, dan mengakibatkan jendela-jendela pecah di beberapa bangunan di fasilitas tersebut.
"Satu orang terluka di rumah sakit tersebut. Polisi di tempat kejadian sedang memeriksa kawah di wilayah fasilitas medis," kata walikota.
Baca juga : Uni Eropa Pertimbangkan Dana Miliaran untuk Hungaria Jelang KTT Bantuan Ukraina
Klitschko juga mengatakan bahwa akibat serangan rudal malam hari musuh di distrik Dniprovsky di ibu kota, sebuah gedung apartemen rusak.
Beberapa penghuni dievakuasi. Klitschko mengatakan puing-puing rudal yang jatuh di sebuah jalan merusak jaringan pasokan air di distrik tersebut.
Ini adalah serangan kedua di Kyiv dalam seminggu dan terjadi setelah periode tenang di ibu kota yang dipecahkan oleh serangan pada hari Minggu.
Pemerintah Militer Kota Kyiv mengatakan jumlah rudal yang ditembakkan belum diklarifikasi oleh angkatan udara, tetapi sebagai hasil dari upaya pertahanan udara untuk menjatuhkan rudal, puing-puing jatuh di tiga distrik tepi kiri kota.
"Sama seperti pada 11 Desember, musuh menggunakan senjata balistik," kata administrasi militer. "Musuh mengintensifkan teror rudal terhadap Kyiv,” ujarnya.
Pertahanan udara menjatuhkan sebuah rudal di Kyiv pada 21 September. Puing-puing yang jatuh melukai tujuh orang, termasuk seorang anak. (AFP/Z-4)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Insiden itu terjadi di Bnei Brak, tepat di sebelah timur Tel Aviv, dan kota Rosh HaAyin, lebih jauh ke timur.
Seberapa kuat Iran dapat bertahan, atau bahkan sebaliknya malah bisa mengubah permainan?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved