Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN tidak akan membiarkan tewasnya dua tentara Garda Revolusi oleh Israel di Suriah pekan lalu, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani pada Senin (4/12).
"Tidak satu pun tindakan terhadap kepentingan dan konsultan militer Iran di Suriah akan dibiarkan," kata Kanaani.
Dua anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) yang bertugas sebagai konsultan militer di Suriah terbunuh dalam sebuah serangan Israel, menurut laporan media resmi Iran pada 2 November.
Baca juga : Israel Bunuh Perwira Garda Iran dan Pejuang Hizbullah di Suriah
Dua tentara itu menjadi korban tewas pertama di pihak Iran selama berkecamuknya perang Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, di Gaza.
Selain dua perwira Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Iran, serangan Israel juga menewaskan dua pejuang pro-Hizbullah ketika mereka menyerang lokasi milik kelompok Libanon di dekat Damaskus pada Sabtu (2/12).
Baca juga : Satu Serangan Tewaskan Lima Militan Pro-Iran di Irak
Serangan di dekat ibu kota Suriah terjadi kurang dari 24 jam setelah berakhirnya jeda tujuh hari dalam pertempuran antara Israel dan sekutu Hizbullah, Hamas, di Jalur Gaza.
"Dua pejuang Suriah yang bekerja dengan Hizbullah dan dua petugas IRGC tewas dalam serangan udara Israel di lokasi Hizbullah dekat Sayyida Zeinab," di selatan Damaskus, kata Rami Abdel Rahman dari Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
"Kedua petugas IRGC menjadi sasaran Israel. Mereka menyerang segera setelah keduanya masuk ke lokasi Hizbullah," kata kepala pemantau yang berbasis di Inggris itu yang memiliki jaringan sumber di Suriah. (Reuters/Ant/Z-4)
Penerapan GRC di Indonesia, memang menghadapi berbagai tantangan, di antaranya dinamika dan kompleksitas regulasi, tata kelola organisasi.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Militer Israel (IDF) memulai operasi darat terbatas di Libanon Selatan guna melumpuhkan infrastruktur Hizbullah. Simak perkembangan konflik dan dampaknya bagi warga sipil.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
SERANGAN udara Israel di Libanon menewaskan belasan orang di Beirut dan wilayah selatan, sementara Hizbullah bersama Iran melancarkan gelombang roket dan drone balasan ke wilayah Israel
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved