Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI sayap kanan dan anti-Islam pimpinan politisi Geert Wilders di ambang kemenangan telak di Pemilu Belanda. Hal itu terungkap dalam hasil sementara, Rabu (22/11), yang diperkirakan akan megguncang Eropa dan dunia.
Partai Kebebasan (PVV) memenangkan 35 kursi di parlemen, kemenangan telak berdasarkan hasil penghitungan sementara.
Sementera itu, blok sayap kiri tertinggal jauh dengan raihan 25 kursi sementara partai sayap-tengah mengantongi 24 kursi.
Baca juga: Indonesia dan Belanda Soroti Isu Kemanusiaan di Gaza
Jika terkonfirmasi, kemenangan Wilders itu akan menyebabkan negara ekonomi kelima Eropa itu akan codong ke kanan dan akan berpengaruh ke Uni Eropa mengingat PVV berjanji akan mereferendum keanggotaan Belanda di Uni Eropa.
Meski menang dalam Pemilu, tidak diketahui bagaimana Wilders akan meraih dukungan yang diperlukan untuk membentuk pemerintahan yang stabil.
"Saya menyerukan kepada semua partai, kini, kita harus mencapai kata sepakat dengan satu sama lain. PVV tidak bisa lagi diabaikan," tegas Wilders.
Baca juga: Indonesia Layangkan Nota Protes ke Belanda karena Pelecehan Al-Qur'an
Pemimpin tiga partai papan atas Belanda sebelumnya menolak bergabung dengan koalisi pimpinan PVV.
Namun, Pieter Omtzigt, yang Partai Kontrak Sosial pimpinannya memenangkan 20 kursi, menurut exit poll, tampaknya melunak dan mengatakan dirinya siap berkoalisi meski menegaskan mencapai kata sepakat tidaklah mudah.
Sementara pemimpin blok Hijau/Buruh Frans Timmermans menplak berkoalisi dan menegaskan, "Ini adalah saatnya kita membela demokrasi."
Imigrasi menjadi topik kunci kampanye dengan sikap keras Wilders yang berencana menutup perbatasan dan mendeportasi imigran ilegal ternyata sukses merebut dukungan warga Belanda.
"Kami berharap warga Belanda bisa merebut kembali negara mereka dan kami akan memastikan tsunami pencari suaka dan imigran akan dihentikan. (AFP/Z-1)
“Hasil pemilu ini mengejutkan bagi Muslim Belanda. Kami tidak menyangka partai dengan program yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar supremasi hukum akan menjadi begitu besar."
Anggota kelompok sayap kiri di Utrech mengorganisir aksi demonstrasi itu untuk menunjukkan bahwa Belanda tidak akan membiarkan siapa pun berjuang sendiri untuk mendapatkan hak mereka.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved