Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFLIK Palestina-Israel menjadi isu yang paling menjadi perhatian dunia. Bahkan sejumlah pertemuan telah mengecam agresi Israel terhadap Jalur Gaza, kejahatan perang, dan pembantaian yang biadab, brutal, serta tidak manusiawi.
Salah satunya, Asian Parliamentary Assembly (APA) atau Sidang Parlemen Asia. Wakil Ketua BKSAP DPR RI Sukamta, yang juga menjadi delegasi itu mengatakan bahwa persoalan penjajahan di Palestina menjadi pembahasan penting hingga menghasilkan resolusi-resolusi.
Sidang Parlemen Asia menyatakan bahwa serangan dan pembantaian brutal Israel di Palestina adalah penjajahan dan harus segera diakhiri.
Baca juga : Israel Tembak Siapa Pun yang Coba Tinggalkan Rumah Sakit
"Draft resolusi telah dirumuskan bersama-sama, intinya : Pertama, agar perang di Palestina segera diakhiri, hentikan pembunuhan terhadap perempuan, anak-anak dan orang-orang tak berdosa. Kedua, bangsa Palestina adalah bangsa yang dijajah hari ini. Palestina punya hak untuk berjuang merebut kemerdekaannya," kata Sukamta, dlam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia Senin (13/11).
Sidang APA yang digelar di Baghdad, Irak, 10-11 November ini diwarnai penyampaian pendapat soal Palestina dari semua delegasi. Dari negara-negara yang hadir, semuanya seragam mempertanyakan perang di Gaza Palestina. "Mereka mempertanyakan sampai berapa ribu orang lagi yang akan dibunuh Israel agar mereka menghentikan agresinya," ujarnya.
Baca juga : Presiden: Pemerintah akan Lindungi WNI dan RS Indonesia di Gaza
Sukamta yang juga anggota Komisi I DPR ini menganggap dunia sekarang ini aneh, karena penjajah dinyatakan punya hak untuk mempertahankan diri.
"Forum APA menggarisbawahi bahwa ini adalah kolonialisme, ini penjajahan," tuturnya.
Oleh karena itu, APA menyerukan kepada seluruh warga dunia bahwa Palestina punya hak untuk berjuang merebut kemerdekaannya.
"Kita berharap ending dari ini semua adalah kemerdekaan bagi bangsa Palestina. Hak bagi para pengungsi untuk menghuni kembali wilayah Palestina dan menentang pengusiran warga Palestina baik ke luar dari Gaza atau ke luar dari Tepi Barat," ujar anggota DPR dari fraksi PKS ini. (Z-4)
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Raja Juli Antoni juga menegaskan bahwa PSI merupakan partai yang terbuka bagi berbagai kalangan, baik muda maupun senior.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi resmi membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) pada Jumat (23/1) pagi waktu setempat.
usulan pembentukan koalisi permanen dalam Rapimnas I Partai Golkar perlu dicermati secara serius agar tidak mengancam fungsi demokrasi di parlemen
Transformasi digital di DPD RI bukan sekadar pengadaan teknologi baru, melainkan perubahan budaya kerja secara menyeluruh.
rancangan undang-undang (RUU) Pemilu berbasis kodifikasi harus dibangun secara paralel dengan pembenahan sistem kepartaian di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved