Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 300 ekonom senior Israel mengirim surat kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich akan potensi krisis ekonomi sebagai dampak perang dengan kelompok Hamas yang menguasai jalur Gaza di Palestina.
Dengan tegas, para ekonom meminta Netanyahu untuk segera menghentikan semua item pengeluaran yang tidak penting dalam anggaran negara.
“Anda tidak memahami besarnya krisis ekonomi yang dihadapi perekonomian Israel,” kata para ekonom dalam surat tersebut, dikutip dari The Times of Israel dikutip Senin (6/11).
Baca juga : Boikot Produk Israel dan AS Melanda Timur Tengah, Dipimpin Kaum Muda
Menurut ekonom, kelanjutan tindakan yang dilakukan saat ini akan merugikan perekonomian Israel, melemahkan kepercayaan warga terhadap sistem publik, dan melemahkan kemampuan Israel untuk pulih dari situasi yang mereka alami.
Di antara para ekonom yang meneken surat tersebut adalah mantan gubernur Bank Israel Prof Jacob Frenkel, mantan pengawas bank dan akuntan jenderal Bank Israel Rony Hezkiyahu, mantan pengawas bank Yair Avidan, mantan pejabat Kementerian Keuangan Haim Shani, mantan ketua Dewan Ekonomi Nasional Prof Eugene Kandel, Prof Eytan Sheshinski, Prof Leo Leiderman dari Universitas Tel Aviv dan dan pemenang Hadiah Nobel Ekonomi 2021 Joshua Angrist dari Massachusetts Institute of Technology.
Baca juga : Industri Teknologi Israel Goyang Selama Perang dengan Hamas
Pada perang Israel dengan Hamas yang memasuki minggu keempat pekan lalu , sekitar 70% perusahaan teknologi dan startup Israel menghadapi gangguan dalam operasi mereka karena sebagian besar karyawan mereka telah melapor untuk menjadi tentara cadangan.
Hal itu diketahui dari survei yang dilakukan oleh Israel Innovation Authority dan Start- Lembaga Kebijakan Bangsa Atas (SNPI).
Dampaknya, menurut survei itu, banyak perusahaan mulai dari pembangun hingga restoran tutup dan perusahaan ritel lainnya merumahkan karyawannya.
Surat para ekonom tersebut meminta Netanyahu dan Smotrich untuk mempertimbangkan kembali prioritas pengeluaran nasional, karena perkiraan biaya rehabilitasi perang diperkirakan mencapai puluhan miliar shekel (mata uang Israel), atau bahkan lebih.
“Pukulan hebat yang menimpa Israel memerlukan perubahan mendasar dalam urutan prioritas nasional dan pengalihan anggaran besar-besaran untuk mengatasi kerusakan akibat perang, membantu para korban, dan merehabilitasi perekonomian,” tulis mereka dalam surat tersebut.
Mereka mendesak pemerintah untuk segera menghentikan pengeluaran anggaran yang tidak penting untuk upaya perang dan rehabilitasi ekonomi, termasuk transfer dana koalisi yang diperkirakan berjumlah NIS 9 miliar (US$2,2 miliar).
Anggaran negara 2023-2024, yang disahkan pada bulan Mei, mencakup lebih dari NIS 13 miliar belanja koalisi diskresi, yang sebagian besar dialokasikan untuk program pendidikan bagi komunitas ultra-Ortodoks.
“Pada saat yang sama, anggaran untuk tahun 2024 harus dibuka dan diperbarui sesuai dengan urutan prioritas yang mencerminkan kebutuhan perekonomian secara keseluruhan sehubungan dengan perang,” desak mereka dalam surat tersebut.
Pekan lalu, Bank of Israel memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk tahun 2023 dan tahun depan sambil memperingatkan dampak negatif perang terhadap ekonomi lokal dan pasar keuangan.
Departemen riset bank sentral memperkirakan perekonomian akan tumbuh sebesar 2,3% pada tahun 2023 dan sebesar 2,8% pada tahun 2024, seiring dengan menurunnya konsumsi swasta dan terbatasnya kemampuan untuk bekerja, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 3% untuk tahun ini dan tahun depan. (Z-4)
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved