Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
POLISI Inggris, Selasa (17/10), menahan aktivis lingkungan Swedia Greta Thunberg saat ambil bagian dalam aksi demonstrasi di luar pertemuan tahunan sektor energi di London.
Aktivis berusia 20 tahun, yang menjadi wajah gerakan perlawanan terhadap perubahan iklim, dibawa dua polisi dan ditempatkan di mobil polisi di luar Energy Intelligence Forum.
Dalam aksi demonstrasi itu, Thunberg mengecam kesepakatan yang dicapai antara politisi dan perwakilan perusahaan minyak dan gas.
Baca juga : Sidang Greta Thunberg, Aktivis Sebut Protes Iklim bukanlah Kejahatan
"Di balik pintu, para politisi pengecut membuat kesepakatan dan kompromi dengan para pelobi dari industri bahan bakar fosil yang merusak Bumi," ujar Thunberg kepada wartawan di luar lokasi pertemuan tahunan itu.
Sejumlah demonstran berkumpul di luar Hotel InterContinental London Park Lane dalam aksi yang digelar oleh Fossil Free London dan Greenpeace.
"Dunia tengah tenggelam karena bahan bakar fosil. Harapan, mimpi, dan kehidupan kami tersapu oleh banjir kebohongan," kata Thunberg.
"Telah jelas selama puluhan tahun industri bahan bakar fosil mengetahui konsekuensi dari bisnis model mereka namun mereka tidak melakukan apa pun."
"Kebalikannya, mereka secara aktif menunda, mengalihkan perhatian, dan membantah penyebab perubahan iklim," pungkasnya. (AFP/Z-1)
Sebuah kapsul waktu yang disegel Putri Diana tahun 1991 ditemukan di Rumah Sakit Anak Great Ormond Street (GOSH), London.
Data terbaru menunjukkan jumlah jurnalis Palestina yang tewas sejak Oktober 2023 mencapai 246 orang.
Upacara dihadiri lebih dari 200 undangan yang berasal dari perwakilan organisasi masyarakat dan pelajar Indonesia, serta Bank Indonesia dan BUMN yang berada di London.
Met Police mengungkapkan 146 orang melapor dalam penyelidikan terhadap mantan bos Harrods, Mohammed Al Fayed.
Sebanyak 466 orang ditangkap Polisi Metropolitan London karena ikut aksi mendukung kelompok aktivis pro-Palestina.
NBA juga menyampaikan rencana lanjutan untuk menggelar pertandingan musim reguler lainnya di Manchester dan Paris pada 2027.
Penelitian terbaru mencatat lebih dari 5.000 mamalia laut terdampar di pesisir Skotlandia sejak 1992.
Studi terbaru di jurnal One Earth mengungkap 60% wilayah daratan Bumi kini berisiko, dengan 38% menghadapi risiko tinggi.
Banjir monsun telah menyapu bersih seluruh desa, memicu tanah longsor, dan menyebabkan banyak orang hilang.
Studi terbaru mengungkap populasi burung tropis turun hingga 38% sejak 1950 akibat panas ekstrem dan pemanasan global.
Dengan cara mengurangi emisi gas rumah kaca, beradaptasi perubahan iklim, dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Perubahan iklim ditandai dengan naiknya suhu rata-rata, pola hujan tidak menentu, serta kelembaban tinggi memicu ledakan populasi hama seperti Helopeltis spp (serangga penghisap/kepik)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved