Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Rusia Sergei Shoigu tiba di Iran pada Selasa (19/9/2023) untuk menghadiri pertemuan guna memperdalam hubungan pertahanan Moskow dengan Teheran. Kantor berita Rusia melaporkan itu.
Moskow telah berupaya memperkuat aliansinya dengan negara-negara lain yang dikucilkan oleh Barat, termasuk Iran, yang telah memasok drone penyerang ke Moskow untuk serangannya di Ukraina.
Baca juga: Rusia Tunjukkan Rudal Kinzhal dan Pesawat Pengebom Nuklir kepada Kim Jong Un
"Selama kunjungan tersebut, delegasi Kementerian Pertahanan Rusia akan mengadakan sejumlah pembicaraan dengan pimpinan militer republik tersebut," kata kementerian tersebut menurut pernyataan yang dilansir oleh kantor berita Rusia.
"Kunjungan ini akan berkontribusi pada penguatan hubungan militer Rusia-Iran dan akan menjadi tahap penting dalam pengembangan kerja sama kedua negara," tambahnya.
Baca juga: US$6 Miliar sudah Ditransfer ke Qatar untuk Pertukaran Tahanan AS-Iran
Perjalanan Shoigu terjadi selama kunjungan empat hari Menteri Luar Negeri Tiongkok ke Moskow dan setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melakukan perjalanan dengan kereta api ke Timur Jauh Rusia selama beberapa hari. (AFP/Z-2)
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved