Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joe Biden mengajak warga Amerika Serikat bersatu, meskipun perbedaan politik yang tajam saat Amerika Serikat memperingati ulang tahun ke-22 serangan 9/11 oleh Al-Qaeda.
Di New York, Washington, dan Pennsylvania, lonceng berdenting dan nama hampir 3.000 orang dibacakan dalam upacara yang hikmat di mana pesawat-pesawat yang diculik menyerang.
"Marilah kita menghormati 11 September dengan memperbarui kepercayaan kita satu sama lain," kata Biden, berbicara di pangkalan militer AS di Anchorage, Alaska, saat ia kembali dari perjalanan ke India dan Vietnam.
Baca juga: Trump Minta Hakim Mundur dalam Kasus Konspirasi Pemilihan
"Kita tidak boleh pernah kehilangan rasa persatuan nasional kita, jadi biarkan itu menjadi penyebab bersama di zaman kita ini."
Berbicara di depan bendera besar, Biden menambahkan terorisme, termasuk kekerasan politik dan ideologis, adalah kebalikan dari semua yang kita yakini sebagai sebuah bangsa.
Baca juga: PM Israel Umumkan Kunjungan AS tanpa Rencana Bertemu Biden
Pidatonya bukan tanpa alasan. Amerika Serikat semakin terpecah belah, dengan ketegangan yang kemungkinan akan meningkat ketika Biden, seorang Demokrat, menuju pertarungan pemilihan yang kemungkinan besar akan digelar tahun depan dengan mantan presiden Republik, Donald Trump.
Trump sudah dituntut empat kali sejak April, termasuk karena upayanya untuk meruntuhkan hasil pemilihan tahun 2020, dengan serangan Kapitol oleh pendukungnya pada 6 Januari 2021 masih segar dalam ingatan publik.
Di New York, Wakil Presiden Kamala Harris dan walikota saat ini dan mantan bergabung dengan keluarga korban memperingati peristiwa itu di taman memorial 9/11, situs Menara Kembar World Trade Center yang hancur oleh dua pesawat yang diterbangkan oleh penculik. Nama lebih dari 2.600 orang yang meninggal di New York dibacakan oleh anggota keluarga dan kerabat muda yang tidak hidup pada saat serangan tersebut terjadi.
"Saya berharap saya memiliki kesempatan untuk benar-benar mengenal Anda. Semua orang dalam keluarga merindukan Anda. Kami tidak akan pernah melupakan," kata cucu pemadam kebakaran Allan Tarasiewicz, yang tewas pada usia 45 tahun selama operasi penyelamatan di World Trade Center.
Di Pentagon di Washington, di mana para penyerang menjatuhkan pesawat ketiga ke markas besar militer AS, seorang pelaut membunyikan bel kapal untuk setiap dari 184 orang yang tewas di sana. Di Pennsylvania barat, lokasi pesawat keempat yang dijatuhkan, lonceng berdenting untuk setiap dari 40 penumpang dan kru yang tewas.
"September 11 menjadikan Amerika sebagai bangsa dalam perang, dan ratusan ribu orang berdiri untuk melayani negara kita dalam seragam," kata Menteri Pertahanan Lloyd Austin dalam upacara di Pentagon.
"Saya tahu hati kita terasa sakit untuk mengingat peristiwa ini tahun demi tahun... Para pria dan perempuan dari Departemen Pertahanan akan selalu mengingatnya."
Di seluruh Kota New York, di Kongres, dan tempat lainnya, dilakukan momen hening untuk memperingati serangan yang dirancang pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden. Bin Laden ditemukan dan tewas hampir satu dekade kemudian oleh Pasukan Navy SEAL AS dalam serbuan di tempat persembunyiannya di Pakistan.
Biden mencatat dalam pidatonya bahwa dia sendiri telah memberikan perintah untuk mengirim penggantinya, Ayman al-Zawahiri, ke "pintu gerbang neraka" tahun lalu dalam serangan udara di Afghanistan.
"Jiwa Amerika adalah keteguhan yang kami temukan dalam ketakutan pada hari September yang mengerikan itu," tambahnya.
"Teroris percaya bahwa mereka dapat menjatuhkan kita, membungkukkan tekad kita, merusak tekad kita. Tetapi mereka salah, mereka benar-benar salah." (AFP/Z-3)
Pesawat ketiga menabrak Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS di Arlington, Virginia, dan pesawat keempat, United Airlines Flight 93, jatuh di sebuah ladang di Pennsylvania
Hari ini tepat 22 tahun peristiwa 9/11 terjadi di Amerika. Berikut ulasan sejarahnya.
Arab Saudi menyambut baik pengumuman Amerika Serikat (AS) bahwa pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahiri telah tewas.
Bagi Brett Eagleson, acara golf yang didukung Saudi pada minggu ini di Trump National menyakitinya.
Selama 14 tahun, Slahi dipenjara, diinterogasi, dan disiksa tanpa dakwaan konkret di penjara Guantanamo Bay.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved