Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT di British Columbia, Kanada bagian barat, memohon kepada puluhan ribu penduduk mematuhi peringatan dan mengungsi, Sabtu (19/8). Pasalnya kebakaran hutan yang parah dan cepat berubah mengancam sebagian besar Lembah Okanagan, termasuk kota Kelowna.
Sekitar 30.000 orang berada di bawah perintah evakuasi sementara 36.000 lainnya berada dalam status siaga untuk segera mengungsi.
"Kami tidak dapat menekankan cukup beratnya betapa kritikalnya untuk mengikuti perintah evakuasi ketika diberlakukan," ujar Bowinn Ma, menteri manajemen darurat provinsi dalam konferensi pers sore itu.
Baca juga: Kebakaran Hutan Meluas, Kanada Kembali Evakuasi Rakyatnya
"Perintah evakuasi adalah soal hidup dan mati, bukan hanya untuk orang-orang yang tinggal di properti tersebut, tetapi juga bagi petugas pertama yang seringkali akan kembali untuk berusaha meminta orang untuk pergi."
Kelowna, kota dengan populasi 150.000 orang, tenggelam dalam asap tebal ketika kota tersebut menjadi pusat populasi terbaru yang terkena imbas dalam musim panas dengan kebakaran hutan dramatis di seluruh Kanada yang telah menghanguskan jutaan hektar lahan.
Baca juga: Ahli: Kebakaran Hutan Hawaii Disebabkan Banyak Faktor
Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan telah berbicara dengan Premier British Columbia David Eby tentang situasi kebakaran hutan dan berjanji sumber daya federal dalam merespons bencana tersebut.
Sementara itu, kobaran api yang jauh di wilayah Tetangga Wilayah Barat telah memaksa evakuasi ibu kota regional, Yellowknife, sehingga membuat kota terpencil dengan populasi sekitar 20.000 menjadi seperti kota hantu. Angin telah membawa kebakaran hutan menuju Yellowknife, tetapi Sabtu ini memberikan sedikit bantuan setelah hujan malam membawa penurunan tajam pada suhu.
Sejak evakuasi diperintahkan pada hari Rabu, sebagian besar orang telah melarikan diri melalui jalan dengan beberapa ribu orang mengambil penerbangan darurat, kata menteri lingkungan Wilayah Barat, Shane Thompson, pada Sabtu melalui X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter. "Sekitar 1.000 staf penting tetap berada di kota dan sekitarnya," tambahnya.
Crew tersebut tetap bertahan untuk membangun pertahanan dari api, sementara pesawat pemadam kebakaran air telah terlihat terbang rendah di atas kota, dengan militer Kanada juga membantu. (AFP/Z-3)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
Pemkot Bandung memberi bantuan yang difokuskan pada upaya evakuasi korban serta operasional dapur umum bagi warga terdampak bencana longsor di Cisarua
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Kru kapal tersebut yakni Sriram Veeramani Krishnan (L/43) merupakan WNA asal India yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved