Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 20 ribu orang di Yellowknife, salah satu kota terbesar di ujung utara Kanada diperintahkan untuk mengungsi pada Rabu (16/8). Kebijakan ini muncul karena ancaman perluasan kebakaran hutan yang dapat mencapai klfa itu pada akhir pekan.
Krisis di kota tersebut menjadi babak baru dari musim panas yang menyebabkan kebakaran hutan di Kanada. Sejumlah titik api menyebar dengan cepat ke seluruh negeri, memaksa puluhan ribu orang mengungsi dan menghanguskan petak-petak tanah yang luas.
Lebih dari 1.000 kebakaran hutan terjadi di seluruh negara yang luas. "Sayangnya, situasi kebakaran hutan kami semakin memburuk dengan api yang membakar barat Yellowknife sekarang menjadi ancaman nyata bagi kota," kata Menteri Lingkungan Wilayah Barat Laut Shane Thompson.
Baca juga : Asap Karhutla Kanada Buat Mutu Udara New York Paling Buruk di Dunia
Dia memerintahkan hampir 20 ribu penduduk kota itu untuk pergi pada Jumat siang. Hanya ada satu jalan raya yang terbuka ke selatan. Penerbangan komersial dan militer juga sedang diatur.
Kebakaran hutan pada Rabu (16/8) malam, telah berada dalam jarak 17 kilometer dari Yellowknife. "Tanpa hujan, kemungkinan (api) akan mencapai pinggiran kota pada akhir pekan." "Anda menempatkan diri Anda dan orang lain dalam risiko jika Anda memilih untuk tinggal nanti," katanya.
Perintah evakuasi di Yellowknife diikuti seluruh wilayah di utara Kanada menyusul pemadam kebakaran kewalahan dan mundur menghadapi kebakaran hutan yang meluas. Kondisi ini memastikan separuh populasi wilayah dekat Arktik akan segera mengungsi.
Baca juga : Hutan Kanada Membara, Ribuan Orang Mengungsi dan Menantikan Bantuan
Militer Kanada pada Senin (14/8) mulai menerbangkan penduduk dari banyak komunitas kecil di Wilayah Barat Laut setelah jalur darat ditutupi api. Langkah ini menjadi kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir.
Gambar-gambar yang dibagikan di media sosial dan di televisi Kanada menunjukkan kabut oranye menutupi wilayah tersebut, petak besar hutan yang menghitam. Kemudian lampu depan yang meleleh serta cat yang terkelupas dari panasnya mobil dan truk yang berhasil selamat sebelum beberapa jalur darat tidak dapat dilalui.
Seorang pria bernama Jordan Evoy mengatakan kepada AFP minggu ini bahwa dia terpaksa berputar arah karena jalur evakuasi ditutupi api. "Api melompati truk saya dan saya khawatir ban akan meleleh karena panas yang aspal pun terbakar," terangnya.
Selama musim ini, kebakaran hutan telah menyebar ke seluruh Kanada dengan intensitas yang luar biasa, memaksa 168 ribu orang meninggalkan rumah mereka dan menghanguskan 13,5 juta hektar. Angka itu hampir dua kali luas rekor terakhir 7,3 juta hektar, menurut Pusat Kebakaran Hutan Antarlembaga Kanada.
Empat orang tewas sejauh ini dalam kebakaran hutan tahun ini. Hingga Rabu (16/8), ada hampir 1.100 kebakaran masih terjadi di seluruh Kanada, termasuk lebih dari 230 di Wilayah Barat Laut. (AFP/Z-4)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved