Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) mengaku prihatin dengan keputusan junta yang berkuasa di Myanmar. Pernyataan itu muncul setelah junta memperpanjang keadaan darurat di negara tersebut selama enam bulan ke depan.
Perpanjangan status itu membuat gelaran pemilu yang telah dijanjikan militer pada Agustus batal. Junta Myanmar beralasan masih memerangi pejuang antikudeta di seluruh negeri.
"AS sangat prihatin dengan perpanjangan keadaan darurat rezim militer Burma , yang terjadi ketika rezim menjerumuskan negara itu lebih dalam ke dalam kekerasan dan ketidakstabilan," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller menggunakan nama lama Myanmar.
Baca juga: Junta Ingkar Janji untuk Kembalikan Demokrasi Myanmar
Negara Asia Tenggara itu telah dirusak oleh kekerasan mematikan sejak kudeta menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi, lebih dari dua tahun lalu. Junta melakukan tindakan keras berdarah terhadap oposisi yang telah memicu pertempuran di seluruh wilayah.
"Sejak menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis, dua setengah tahun lalu, rezim militer telah melakukan ratusan serangan udara, membakar puluhan ribu rumah, dan menelantarkan lebih dari 1,6 juta orang," kata Miller.
Dia mengatakan kebrutalan rezim Myanmar yang meluas dan mengabaikan aspirasi demokrasi rakyat Burma selain memperpanjang krisis. AS akan terus bekerja dengan mitra dan sekutu di ASEAN untuk menerapkan alat politik dan ekonomi untuk meminta pertanggungjawaban rezim.
Baca juga: Tensi Politik Myanmar Melandai, Aung San Suu Kyi akan Jadi Tahanan Rumah
Bulan lalu, Washington memberlakukan sanksi terhadap Kementerian Pertahanan Myanmar dan dua bank yang dikendalikan junta, Bank Perdagangan Luar Negeri Myanmar milik negara dan Bank Investasi dan Komersial Myanmar. (AFP/Z-1)
KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih harus menganalisis terlebih dulu laporan dugaan penjualan senjata oleh pemerintah Indonesia ke Myanmar.
JUNTA Myanmar dituding membahayakan nyawa pemimpin sipil yang dipenjara, Aung San Suu Kyi. Hal ini diungkapkan partai politik Suu Kyi.
SEKJEN PBB Antonio Guterres menyampaikan pihaknya mendukung penuh inisiatif kepresidenan ASEAN dan 5 poin konsensus untuk menuntaskan krisis di Myanmar.
MALAYSIA telah menyerukan agar KTT ASEAN bisa memberikan tindakan tegas terhadap para jenderal Myanmar.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus dilakukan ASEAN untuk membantu mengatasi krisis Myanmar.
KELOMPOK masyarakat sipil yang bekerja di Myanmar telah mengkritik Kepala Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Martin Griffiths atas kunjungannya ke negara tersebut.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved