Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Duta Besar Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah berharap negaranya dan Indonesia bisa terus memperkuat hubungan bilateral. Harapan tersebut ia sampaikan dalam perayaan 24 tahun Penobatan Raja Maroko Mohammed VI di Jakarta, Senin (31/7).
Ouadia optimistis bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Maroko akan terus bergerak maju hingga mencapai kemitraan yang menjanjikan, terutama di sektor ekonomi, industri, ketahanan pangan.
Ia menilai masih ada banyak peluang yang perlu dieksplorasi lebih jauh dalam pengembangan hubungan bilateral kedua negara.
Baca juga: Pengusaha Pakistan dan Dubes RI Sepakat Majukan Pariwisata Kedua Negara
"Kedua belah pihak harus terus bekerja bersama dan memberikan kesempatan bagi para pengusaha untuk meningkatkan kemitraan yang lebih menjanjikan. Kita harus bekerja bersama untuk memperoleh keuntungan bagi kedua negara," ujar Ouadia.
Ouadia juga menyampaikan apresiasi kepada rakyat Indonesia atas hubungan persahabatan yang telah terjalin baik dengan warga Maroko di Indonesia.
Baca juga: Kadin Gandeng Australia untuk Pasok Litium untuk Kendaraan Listrik RI
"Persatuan ini tercermin dari perdamaian, persahabatan, solidaritas dan penghormatan terhadap prinsip persatuan dan kedaulatan serta nilai-nilai bersama yang dimiliki dan diyakini oleh kedua negara guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi dunia yang sejahtera dan damai," tandasnya. (Ant/Z-11)
Iran ajak Turki investigasi bersama dugaan serangan rudal guna tangkal propaganda. Erdogan sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei dan tragedi sekolah Minab.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif.
Kesepakatan dagang Indonesia-Amerika Serikat (AS) yang memangkas tarif hingga nol persen untuk ribuan produk Indonesia dinilai membuka peluang ekspo
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved