Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
AKTIVIS lingkungan Greta Thunberg, Kamis (29/6), mengecam kerusakan ekologi yang diakibatkan invasi Rusia ke Ukraina dan minimnya tanggapan internasional atas bencana tersebut.
"Ekosida dan penghancuran lingkungan adalah bentuk perang, seperti yang diketahui oleh warga Ukraina pada saat ini dan begitu juga dengan Rusia," ujar Thunberg kala melakukan lawatan ke Kiev sebagai bagian dari delegasi internasional yang menyelidiki konsekuensi lingkungan dari invasi Rusia ke Ukraina.
"Itulah mengapa mereka dengan sengaja mengincar lingkungan hidup, mata pencaharian warga, dan rumah. Tujuannya untuk menghancurkan kehidupan," lanjutnya.
Baca juga: Rudal Rusia Lukai 40 Orang dan Tewaskan 3 Warga Ukraina
Thunberg dan delegasi internasional juga sempat bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Penghancuran Bendungan Kakhovka, di Kherson, selatan Ukraina, 6 Juni lalu menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir. Bencana itu menewaskan puluhan orang dan ribuan lainnya mengungsi.
Ukraina menuding Rusia meledakkan bendungan itu sementara Kremlin bersikeras bahwa Ukrainalah yang menghancurkan bendungan yang dibangun di era Uni Soviet tersebut.
Baca juga: Penduduk Moskow tak Terganggu Serangan Wagner
Zelensky telah mengkritik minimnya tanggapan internasional atas bencana hancurnya bendungan itu.
"Saya rasa tanggapan dunia atas ekosida ini tidak cukup. Saya rasa tidak ada tanggapan yang akan mencukupi," ungkap Thunberg.
"Karenanya, kita harus membuka lebih banyak ruang agar orang yang terpengaruh dengan bencana ini bisa mengisahkan kisah mereka dan berbagai informasi mengenai apa yang mereka alami," lanjutnya. (AFP/Z-1)
AS setujui penjualan 3.350 rudal ERAM ke Ukraina dengan nilai US$825 juta.
Sebanyak 21 orang, termasuk empat anak tewas saat Kyiv dibombardir oleh serangan udara Rusia.
UKRAINA melaporkan berhasil menembak jatuh 74 dari total 95 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia. Moskow menyatakan pasukan pertahanannya menghancurkan 26 UAV Ukraina.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Ukraina mengaku rusia telah menyerang kawasan industri timur Dnipropetrovsk.
Presiden AS Donald Trump mengirim pesan dukungan kepada Ukraina yang merayakan Hari Kemerdekaan ke-34.
Greta Thunberg kembali ke Swedia setelah dideportasi dari Israel karena ikut misi kemanusiaan ke Gaza. Ia mengecam Israel atas dugaan kejahatan perang dan genosida.
KEMENTERIAN Luar Negeri Israel menyatakan aktivis iklim asal Swedia Greta Thunberg telah dideportasi dari negara tersebut, Selasa (10/6/2025).
Berbagai lembaga swadaya masyarakat telah mendesak pemerintah Inggris untuk secara jelas menentang tindakan intervensi Israel di wilayah laut internasional.
Pemerintah Israel menyatakan seluruh penumpang kapal tersebut akan dikembalikan ke negara masing-masing.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono mengutuk keras aksi Israel yang mencegat Kapal Madleen berisi bantuan ke Gaza serta ditumpangi sejumlah relawan dan aktivis.
AQSA Working Group (AWG) mendesak Amnesty International melindungi 12 aktivis kemanusiaan Madleen Freedom Flotilla yang ditangkap pemerintah Israel, salah satunya Greta Thunberg.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved