Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa dapat dipastikan lima tahun ke depan akan menjadi periode terpanas, karena gas-gas rumah kaca dan El Nino bergabung sehingga membuat temperatur melonjak.
"Untuk pertama kalinya, suhu global sekarang lebih mungkin untuk menembus 1,5 derajat Celcius (2,7 derajat Fahrenheit) hingga 2027,” kata Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization) Rabu, (17/5).
Namun, hal ini tidak berarti dunia akan melewati ambang batas pemanasan jangka panjang sebesar 1,5°C di atas tingkat pra-industri yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris 2015.
Baca juga: El Nino Berpotensi Tingkatkan Inflasi Pangan
WMO menemukan bahwa pola cuaca El Nino yang diperkirakan akan berkembang dalam beberapa bulan ke depan dapat memberikan pengaruh. Kondisi La Nina yang mendingin selama tiga tahun terakhir, berakhir pada Maret 2023 dan telah membatasi kenaikan suhu global.
Namun, fenomena alam El Nino akan membuat perairan di Pasifik tropis memanaskan atmosfer di atasnya, sehingga meningkatkan suhu global.
Baca juga: El Nino Mengancam, Pemda Diminta Perkuat Cadangan Pangan
"Hal ini akan bergabung dengan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia untuk mendorong suhu global ke wilayah yang belum pernah dipetakan sebelumnya," kata Sekretaris Jenderal WMO Petteri Taalas.
"Hal ini akan memiliki dampak yang luas bagi kesehatan, ketahanan pangan, pengelolaan air dan lingkungan. Kita harus bersiap-siap,” sambungnya.
Kepala prediksi jangka panjang di Met Office Hadley Centre Inggris yang bekerja pada Pembaruan Iklim Tahunan dan Dekadal terbaru WMO, Adam Scaife, mengatakan dengan peluang 66 persen untuk mencapai 1,5C pada tahun 2027, sehingga kondisi ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah bahwa kemungkinan besar akan melampaui 1,5C.
"WMO juga menemukan 98 persen kemungkinan bahwa salah satu dari lima tahun ke depan akan menjadi yang terpanas dalam catatan, melebihi tahun 2016, yang mengalami kenaikan suhu global sekitar 1,3 derajat Celcius,” ujarnya.
Tidak seperti proyeksi iklim Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim PBB, yang didasarkan pada emisi gas rumah kaca di masa depan, prediksi WMO dibuat berdasarkan prakiraan cuaca jangka panjang.
Namun, prediksi ini tidak berarti dunia akan melewati ambang batas pemanasan jangka panjang sebesar 1,5C di atas tingkat pra-industri yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris 2015.
Perjanjian Paris menetapkan tujuan jangka panjang untuk memandu negara-negara dalam mengurangi emisi gas dan membatasi kenaikan suhu global di abad ini hingga 2C sambil berupaya mencapai batas yang lebih tinggi, yaitu 1,5C.
Namun, kemungkinan untuk sementara melebihi 1,5C telah meningkat dari waktu ke waktu karena gas rumah kaca yang disebabkan oleh manusia telah menyebabkan peningkatan pemanasan laut, es laut, dan pencairan gletser.
Antara tahun 2017 dan 2021, terdapat peluang 10 persen untuk melampaui ambang batas 1,5C. (Aljazeera/Fer/Z-7)
“Menurut Data KLHK (2023) sampah makanan sebesar 41,4% dari total sampah di Indonesia. Setiap orang menyumbang sampah makanan sebesar 115–184 kg per tahun,”
TERBITNYA Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 dinilai sebagai tonggak penting bagi Indonesia dalam membangun ekonomi hijau.
PT Mitra Kiara Indonesia (MKI), perusahaan terafiliasi Semen Indonesia Group (SIG), mengambil langkah penting menuju dekarbonisasi industri.
WMO laporkan kadar CO2 global capai rekor tertinggi pada 2024. Lonjakan emisi ini mempercepat pemanasan bumi dan ancam keseimbangan iklim dunia.
PT Astra Agro Lestari meraih Anugerah Ekonomi Hijau berkat dua inovasi strategis di industri kelapa sawit. Dua inovasi itu meliputi teknologi methane capture dan pupuk organik Astemic.
Fenomena Hujan Carnian atau Carnian Pluvial Episode (CPE) adalah sebuah peristiwa geologis yang terjadi sekitar 232 juta tahun lalu pada periode Trias Akhir
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Jakarta, Rabu (14/1), menyampaikan klarifikasi terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi dalam demonstrasi Iran.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintah Iran segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan dan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa.
Pakar PBB mengecam pelanggaran HAM berat di Iran, termasuk penggunaan kekuatan mematikan dan ancaman hukuman mati bagi demonstran. Simak laporan lengkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional & isu Greenland. Peringatkan krisis kepemimpinan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved