Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Ukraina telah menepis klaim dari kepala pasukan tentara bayaran Rusia, Wagner, bahwa ia akan menarik pesawat tempurnya dari pertempuran di Kota Bakhmut, Ukraina. Mereka mengatakan bahwa tentara bayaran tersebut tetap bertahan dan menerima bala bantuan.
Militer Ukraina mengatakan pada hari Jumat (5/5) bahwa para pejuang Wagner sedang memperkuat posisi di Bakhmut dengan tujuan untuk mencoba merebut kota yang telah hancur itu sebelum Rusia memperingati kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II pada tanggal 9 Mei.
"Kami sekarang melihat mereka menarik (pesawat tempur) dari seluruh garis ofensif di mana pesawat tempur Wagner berada, mereka menariknya ke arah Bakhmut," kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar di televisi Ukraina.
Baca juga: Kremlin Diserang Drone Ukraina, Pengamat AS: Serangan Didalangi Moskow
Dalam sebuah pernyataan video, bos Wagner Yevgeny Prigozhin menyebut anak buahnya telah kehabisan amunisi oleh kementerian pertahanan Rusia dan bahwa ia akan menarik pasukannya serta berharap tentara Rusia akan mengambil alih posisi mereka di Bakhmut pada tanggal 10 Mei.
"Pasukan saya tidak akan menderita kerugian yang sia-sia dan tidak dapat dibenarkan di Bakhmut tanpa amunisi," kata Prigozhin dalam video yang menyertai pengumuman penarikan tertulis yang ditujukan kepada kepala staf umum Rusia, kementerian pertahanan, dan Presiden Vladimir Putin sebagai panglima tertinggi.
Baca juga: Ukraina Bantah Targetkan Nyawa Putin
Pengumuman itu mengatakan bahwa para birokrat telah menahan pasokan meskipun mengetahui bahwa target Wagner untuk merebut kota itu adalah 9 Mei, saat Moskow mengadakan parade Hari Kemenangan.
Pertempuran memperebutkan Bakhmut, dilihat Rusia sebagai batu loncatan menuju kota-kota lain di wilayah Donbas, Ukraina, merupakan pertempuran paling sengit dalam perang ini. Bahkan menelan ribuan nyawa dari kedua belah pihak dalam beberapa bulan pertempuran kota yang berdarah-darah.
"Terlepas dari klaim penarikan diri Prigozhin, militer Ukraina belum melihat adanya tanda-tanda penarikan pasukan Wagner dari Bakhmut," kata perwakilan intelijen militer Ukraina, Andriy Chernyak, kepada kantor berita RBK-Ukraina.
Militer Ukraina juga membantah klaim Prigozhin bahwa pasukan Rusia di Bakhmut kekurangan amunisi.
"Hari ini saja, 520 peluru ditembakkan dari artileri dari berbagai jenis di Bakhmut dan daerah sekitarnya," ujar juru bicara militer Ukraina, Serhii Cherevatyi.
Dia mengatakan Prigozhin berusaha menjelaskan kematian pasukannya, yang mencapai lebih dari 100 orang per hari, dengan alasan kekurangan amunisi.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa ia tidak dapat mengomentari ancaman Prigozhin untuk menarik diri dan itu adalah masalah militer. (aljazeera/fer/Z-7)
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Ketegangan baru pecah setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin dengan 91 drone. Zelensky membantah dan sebut Moskow ingin sabotase perdamaian.
Utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan perwakilan Rusia dan Ukraina di Florida guna mematangkan 20 poin rencana damai Donald Trump untuk mengakhiri perang.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved