Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Ukraina telah menepis klaim dari kepala pasukan tentara bayaran Rusia, Wagner, bahwa ia akan menarik pesawat tempurnya dari pertempuran di Kota Bakhmut, Ukraina. Mereka mengatakan bahwa tentara bayaran tersebut tetap bertahan dan menerima bala bantuan.
Militer Ukraina mengatakan pada hari Jumat (5/5) bahwa para pejuang Wagner sedang memperkuat posisi di Bakhmut dengan tujuan untuk mencoba merebut kota yang telah hancur itu sebelum Rusia memperingati kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II pada tanggal 9 Mei.
"Kami sekarang melihat mereka menarik (pesawat tempur) dari seluruh garis ofensif di mana pesawat tempur Wagner berada, mereka menariknya ke arah Bakhmut," kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar di televisi Ukraina.
Baca juga: Kremlin Diserang Drone Ukraina, Pengamat AS: Serangan Didalangi Moskow
Dalam sebuah pernyataan video, bos Wagner Yevgeny Prigozhin menyebut anak buahnya telah kehabisan amunisi oleh kementerian pertahanan Rusia dan bahwa ia akan menarik pasukannya serta berharap tentara Rusia akan mengambil alih posisi mereka di Bakhmut pada tanggal 10 Mei.
"Pasukan saya tidak akan menderita kerugian yang sia-sia dan tidak dapat dibenarkan di Bakhmut tanpa amunisi," kata Prigozhin dalam video yang menyertai pengumuman penarikan tertulis yang ditujukan kepada kepala staf umum Rusia, kementerian pertahanan, dan Presiden Vladimir Putin sebagai panglima tertinggi.
Baca juga: Ukraina Bantah Targetkan Nyawa Putin
Pengumuman itu mengatakan bahwa para birokrat telah menahan pasokan meskipun mengetahui bahwa target Wagner untuk merebut kota itu adalah 9 Mei, saat Moskow mengadakan parade Hari Kemenangan.
Pertempuran memperebutkan Bakhmut, dilihat Rusia sebagai batu loncatan menuju kota-kota lain di wilayah Donbas, Ukraina, merupakan pertempuran paling sengit dalam perang ini. Bahkan menelan ribuan nyawa dari kedua belah pihak dalam beberapa bulan pertempuran kota yang berdarah-darah.
"Terlepas dari klaim penarikan diri Prigozhin, militer Ukraina belum melihat adanya tanda-tanda penarikan pasukan Wagner dari Bakhmut," kata perwakilan intelijen militer Ukraina, Andriy Chernyak, kepada kantor berita RBK-Ukraina.
Militer Ukraina juga membantah klaim Prigozhin bahwa pasukan Rusia di Bakhmut kekurangan amunisi.
"Hari ini saja, 520 peluru ditembakkan dari artileri dari berbagai jenis di Bakhmut dan daerah sekitarnya," ujar juru bicara militer Ukraina, Serhii Cherevatyi.
Dia mengatakan Prigozhin berusaha menjelaskan kematian pasukannya, yang mencapai lebih dari 100 orang per hari, dengan alasan kekurangan amunisi.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa ia tidak dapat mengomentari ancaman Prigozhin untuk menarik diri dan itu adalah masalah militer. (aljazeera/fer/Z-7)
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Ketegangan baru pecah setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin dengan 91 drone. Zelensky membantah dan sebut Moskow ingin sabotase perdamaian.
Utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan perwakilan Rusia dan Ukraina di Florida guna mematangkan 20 poin rencana damai Donald Trump untuk mengakhiri perang.
Pemimpin Uni Eropa berkumpul di Brussels untuk memutuskan penggunaan aset Rusia yang dibekukan guna mendanai Ukraina. Simak rincian rencana dan tantangan hukumnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap AS mengusulkan penarikan Ukraina dari sebagian Donetsk dan pembentukan zona ekonomi khusus.
Ukraina mengajukan respons atas proposal perdamaian AS di tengah percepatan negosiasi dengan Rusia.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved